Andika : Profesi Dan Pengabdian Satu Paket yang Harus Dimiliki ASN

Pemprov Banten  RABU, 02 OKTOBER 2019 , 22:33:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Andika : Profesi Dan Pengabdian Satu Paket yang Harus Dimiliki ASN

Andika Hazrumy, Endarwati dan CASN/RUS

RMOLBanten. Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai salah satu unsur aparatur dalam birokrasi pemerintahan yang langsung berhubungan dengan masyarakat memiliki dua dimensi pengertian.

Sebagai pekerjaan atau profesi, dan sebagai pengabdian. Keduanya, satu paket yang harus dimiliki setiap ASN.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat menutup Diklat Calon ASN di Lingkungan Provinsi Banten Angkatan tahun 2019 yang diselenggarakan Badan Pengebangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Banten, Rabu (2/10).

"Sebagai pekerjaan atau profesi, seorang ASN dituntut memiliki profesionalitas. Sedangkan dalam pengertian sebagai pengabdian, seorang ASN harus mempertajam sensitivitas sebagai pengayom dan pelayanan masyarakat merespon berbagai permasalahan krusial yang dihadapi masyarakat di wilayah Provinsi Banten," ujar Andika.

Melalui pelatihan aasar CASN tersebut, diharapkan dapat mewujudkan ASN profesional yang merupakan cita-cita reformasi birokrasi dengan penekanan pada reformasi ASN sebagai pelaksana pelayanan publik.

Andika melanjutkan, CASN Pemerintah Provinsi Banten diharapkan membangun budaya kinerja agar efektivitas perencanaan dan implementasi program pembangunan berjalan optimal.

Lebih jauh Andika mengatakan, reformasi budaya kinerja diperlukan melalui serangkaian tahapan sistematis seluruh komponen birokrasi untuk membangun faktor-faktor pemicu dan unsur pembentuk budaya kinerja.

Menurutnya, rasa kesatuan seluruh aparatur dan rasa kesamaan tujuan di antara ASN pada masing-masing OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten maupun di lingkungan pemerintah kabupaten/ kota se-Provinsi Banten menjadi modal terbangunnya budaya kinerja.

"Selain itu, aparatur mempunyai tanggung jawab atas pencapaian kinerja dan merasa bertanggung jawab atas hasil yang dicapai. Adanya target kinerja yang jelas dan berjenjang di setiap unit kerja akan membuat setiap aparatur memiliki tanggung jawab dan akuntabilitas sehingga pada akhirnya memicu terwujudnya budaya kinerja,’ paparnya.

Sementara, Kepala BPSDMD Banten Endrawati mengatakan, penyelenggaraan Latihan Dasar CASN telah mengalami perubahan dengan sistem pola baru. Hal itu, kata dia, mengacu pada peraturan Kepala LAN Nomor 12 tahun 2018 tentang pelatihan dasar CASN.

"Perubahan itu terutama pada kurikulum atau materi pembelajarannya yang dirancang untuk dapat meningkatkan kemampuan organisasi birokrasi di sektor publik,’ ujarnya.

Selain materi pembelajaran, lanjut Endrawati, perubahan lain yang membedakan Latsar CASN pola baru ini membekali peserta dengan pengetahuan tentang sistem pengelolaan pemerintah yang terintegrasi dalam penyelenggaraan pemberian pelayanan melalui konsep whole of government (WOG) dan best practice.

"BPSDM Provinsi Banten mulai mengintegrasikan peningkatan kompetensi aparatur melalui program pendidikan dan pelatihan yang lebih mengutamakan sifat pendekatan tugas yang diarahkan pada hal pengayoman dan pelayanan masyarakat dan menghindarkan kesan pendekatan kekuasaan dan kewenangan," pungkasnya. [ars] 

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds