Terbentur Lahan, Exit Tol Serang-Panimbang Dipangkas

Kabupaten Pandeglang  SELASA, 08 OKTOBER 2019 , 16:01:00 WIB | LAPORAN: MAULANA

Terbentur Lahan, Exit Tol Serang-Panimbang Dipangkas

Ilustrasi/NET

RMOLBanten. Kepala Tim PKK Tol Serang-Panimbang sesi III pada Kementerian PUPR, Ibrahim Hasan, menyebutkan jumlah exit tol atau pintu keluar Tol Serang-Panimbang di Kabupaten Pandeglang diperkirakan akan dipangkas.

Kemungkinan, pintu keluar tol di Pandeglang hanya untuk di kawasan Kecamatan Bojong dan Panimbang. Sementara di Kecamatan Pagelaran, rencananya akan dihilangkan.

Alasan dihilangkannya exit tol di Pagelaran itu lantaran terbentur dengan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang terdapat di Kecamatan Patia. Karena berdasarkan aturan, area LP2B tidak diperbolehkan beralih fungsi. Bahkan, untuk pembangunan infrastruktur sekalipun.

"Sepertinya bakalan jadi tinggal dua, cuma belum fix. Alasannya karena ada area LP2B yang tidak bisa digeser. Jadi menurut Pemprov jika LP2B itu mengenai badan jalan, tidak mengapa," jelasnya, Selasa (8/10).

Bukan cuma exit tol, Ibrahim pun menyebut larangan mengalihkan area LP2B juga berdampak pada rest area atau area istirahat. Semula pemerintah akan membangun dua area istirahat di sekitar Kecamatan Patia di sebelah kanan kiri jalan tol. Akan tetapi dengan adanya aturan itu, kemungkinan pemerintah hanya menyediakan satu area istirahat yang menuju Serang.

"Rest area tadinya direncanakan dua, kanan kiri. Tetapi diusulkan hilang yang ke arah Panimbang, jadi tinggal yang arah Serang. Karena yang di Patia itu tidak diperbolehkan oleh Pemprov karena masuk dalam LP2B," bebernya.

Namun Ibrahim menegaskan hal itu masih sebatas kemungkinan. Sebab pemerintah masih mengkaji hal tersebut. Bahkan pihaknya juga berusaha untuk memperjuangan supaya pintu keluar tol dan area istirahat tidak berkurang.

"Namun akan kami perjuangkan agar exit tol itu ada lagi. Karena berdasarkan perencanaan awal, idealnya memang ada tiga exit tol karena itu kan juga bisa memengaruhi perekonomian warga. Jika makin banyak exit tol, makin berkembang ekonomi warga," terang Ibrahim. [ars]



Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds