Bisa Ingatkan Jokowi Jika Salah Jalan, Prabowo Jadi Oposisi Saja

Politik  MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 01:21:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIANTO

Bisa Ingatkan Jokowi Jika Salah Jalan, Prabowo Jadi Oposisi Saja

Prabowo dan Jokowi/Net

RMOLBanten. Pendukung Partai Gerindra bisa kecewa jika manuver pendukung partai berlambang kepala burung garuda terus-terusan dan berakhir di pemerintahan.

Pasalnya, mayoritas pemilih Gerindra dan Prabowo Subianto di Pemilu 2019 lalu adalah pihak-pihak yang tidak ingin Joko Widodo kembali memimpin.

Begitu kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, Sabtu (12/10).

Ujang masih berharap Gerindra menjadi oposisi, sesuai dengan keinginan para pendukung.

Posisi sebagai oposisi kata Ujang tidak hina. Sebaliknya, justru terhormat dan bisa memiliki peran sebagai kontrol penguasa.

"Harusnya Gerindra jadi oposisi saja. Menjadi oposisi bisa lebih terhormat karena bisa mengingatkan pemerintah ketika pemerintah salah jalan dan salah arah." katanya.

Negara kata Ujang butuh oposisi yang kuat dan tangguh. Sehingga bisa mengawasi jalannya roda pemerintahan.
Jika Gerindra yang diharapkan publik menjadi oposisi berubah haluan, maka kontrol terhadap kinerja Jokowi-Maruf lemah dan kekuasaan bisa cenderung disalahgunakan.

"Kata Lord Acton, power tends to corrupt. Kekuasaan itu akan cenderung korup atau disalahgunakan. But absolute power, corrupt absolutely. Dan kekuasaan yang absolut kecenderungan penyalahgunaannya pun akan mutlak," teegasnya. [dzk] 

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Rapid Test BIN Di Tangsel

Rapid Test BIN Di Tangsel

KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:06:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds