Ketum PBNU: Polisi Harus Ungkap Aktor Intelektual Aksi Teror Di Tanah Air

Keamanan  SENIN, 14 OKTOBER 2019 , 00:20:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketum PBNU: Polisi Harus Ungkap Aktor Intelektual Aksi Teror Di Tanah Air

Ketu PBNU Said Aqil Siradj/Net

RMOLBanten. Pemerintah harus bersikap tegas terhadap aksi terorisme yang meresahkan masyarakat seperti kasus penyerangan Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten, belum lama ini.

Negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di tanah air sekarang ini.

Demikian disampaikan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/10).

"Aparat kepolisian harus mampu mengungkap dan menindak aktor intelektual di balik aksi-aksi teror yang terjadi di tanah air. Kami Nahdatul Ulama (NU) meminta aparat kepolisian harus mampu bertindak tegas terhadap radikalisme dan tidak boleh ada kesan negara kalah dalam menghadapi terorisme,” kata Said.

Kata Said, radikalisme sudah tersebar di wilayah Indonesia baik itu di Jawa Barat, Tengah, Timur bahkan menjalar hingga ke Sumbawa, Bima dan Sulawesi Tengah.

"Saat ini Indonesia sudah darurat terorisme dan radikalisme, karena selama ini kita bersikap terlalu ramah kepada mereka. Maka demi menyelamatkan NKRI, menyelamatkan seluruh bangsa Indonesia, maka sekecil apapun yang mereka lakukan (terorisme) harus ditindak tegas,” ujarnya.

Tindakan terorisme kata Said adalah tindakan biadab yang jauh dari norma, agama dan akhlakul karimah, sehingga harus dijadikan musuh bersama oleh segenap elemen bangsa.

Apalagi mereka sudah berani terang-terangan,” pungkasnya. [dzk] 

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Rapid Test BIN Di Tangsel

Rapid Test BIN Di Tangsel

KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:06:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds