Presiden AS Rilis Foto Anjing Di Balik Operasi Perburuan Pemimpin ISIS

Internasional  SELASA, 29 OKTOBER 2019 , 09:35:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden AS Rilis Foto Anjing Di Balik Operasi Perburuan Pemimpin ISIS

Foto: Net

RMOLBanten. Salah satu yangg dianggap pahlawan yang berperan penting dalam operasi perburuan pemimpin kelompok militan ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi adalah seekor anjing.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membagikan foto anjing  yang tidak disebutkan namanya dalam twiiter pribadinya.

Cuitannya di Twitter, Trump mengatakan, bahwa anjing yang memiliki bulu berwarna hitam itu merupakan bagian dari operasi perburuan Baghdadi yang dilakukan oleh Amerika Serikat di Suriah pekan lalu.

Perburuan itu berhasil menemukan keberadaan Baghdadi yang kemudian meledakkan bom bunuh diri setelah terpojok oleh pasukan Amerika Serikan di sebuah terowongan. Akibatnya, Baghdadi dan ketiga anaknya meninggal dunia di lokasi.

Trump juga mengatakan bahwa anjing itu juga ikut terluka ketika mengejar Baghdadi di jalan buntu.

"Kami telah mendeklasifikasi gambar anjing yang indah (nama tidak diklasifikasikan) yang melakukan pekerjaan besar dalam menangkap dan membunuh Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi," tulis Trump di akun Twitternya pada Senin sore (28/10).

Anjing itu diyakini telah diturunkan ke terowongan oleh pasukan Amerika Serikat setelah dikhawatirkan bahwa Baghdadi mengenakan rompi bunuh diri.

Dugaan tersebut benar, Baghdadi memang mengenakan rompi bunuh diri dan meledakkannya di terowongan.

Trump mengatakan, akibat ledakan itu, terowongan tersebut runtuh.

"(Baghdadi) mencapai ujung terowongan, ketika anjing-anjing kami mengejarnya," kata Trump, seperti dikabarkan CNN.

Seorang pejabat pertahanan Amerika Serikat anonim mengatakan bahwa anjing itu merupakan bagian dari pasukan Delta Angkatan Darat, yang melakukan operasi tersebut.

Anjing itu diyakini telah terluka akibat sengatan listrik dan saat ini sedang dalam pemulihan.

Trump memuji anjing tersebut dengan menyebutnya cantik dan berbakat. Meski begitu nama dan jenis anjing tersebut tidak dirilis ke publik.

"Ini operasi Delta, kami tidak bisa memberi tahu Anda nama anjing itu," kata seorang pejabat pertahanan kepada CNN.

Ketua Kepala Staf Gabungan Mark Milley juga menolak menyebutkan nama anjing yang disebut K-9 itu.

"Kami tidak merilis nama anjing itu sekarang. Anjing itu masih di teater. Anjing, K-9, anjing pekerja militer, melakukan layanan yang luar biasa seperti yang mereka semua lakukan dalam berbagai situasi," ujarnya.

Ini bukan pertama kalinya angkatan bersenjata Amerika mengandalkan seekor anjing untuk cadangan dalam operasi yang menargetkan teroris.

Pada tahun 2011, seekor anjing bernama Kairo ikut serta dalam serangan yang menyebabkan kematian Osama bin Laden. Kairo mengamankan area di sekitar kompleks bin Laden sementara Navy SEAL masuk. [dzk] 

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds