Bisa Rusak Pemukiman, Warga Tangsel Waspada Angin Kencang

Keamanan  JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 14:15:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Bisa Rusak Pemukiman, Warga Tangsel Waspada Angin Kencang

Ilustrasi/Net

RMOLBANTEN. Fenomena cuaca ekstrem yang ditimbulkan saat musim pancaroba harus diantisipasi semua wilayah yang ada di Banten, termasuk yang ada di Tangsel.

Menurut Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Tangerang, Sukasno kini awan Cumulonimbus harus benar-benar di waspadai.

"Di Wilayah kita sekarang sudah mulai banyak terbentuk awan hujan yang namanya Awan Cumulonimbus. Angin kencang merupakan salah satu fenomena ekstrem yang ditimbulkann saat pancaroba dan harus diwaspadai," ujar Sukasno, Jumat (15/11).

Terbentuknya awan hujan pada perubahan cuaca ini, berpotensi terjadi di seluruh wilayah di Tangsel.

Pancaroba atau perubahan cuaca dari  musim kemarau ke musim penghujan ini, sering terjadi petir dan angin kencang yang bersifat lokal

"Untuk wilayah Tangsel masa pancaroba diprakirakan sampai akhir bulan november ini. Dinamakan angin kencang karena kecepatannya di atas kecepatan rata-rata dari biasanya, kriteria angin kencang bila kecepatannya sudah mencapai lebih dari 30 knot (kurang lebih 60 km/jam). Dan jika kejadiannya di pemukiman penduduk akan bersifat merusak," jelasnya.

Sukasno mengimbau agar masyarakat menghindari pohon besar, baliho dan benda yang berpotensi roboh.

"Yang mesti diantisipasi adanya pohon besar yang tinggi apalagi yang sudah tua dan rapuh , baliho ukuran besar, dan benda lainnya yang berpotensi roboh akibat angin kencang. Ini bisa membahayakan keselamatan dan harus mewaspadainya," ungkap Sukasno. [dzk]



Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Rapid Test BIN Di Tangsel

Rapid Test BIN Di Tangsel

KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:06:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds