Tiga Remaja Berenang Nyebrang Sungai Cisadane, Satu Orang Tenggelam

Keamanan  KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 12:47:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Tiga Remaja Berenang Nyebrang Sungai Cisadane, Satu Orang Tenggelam

Pencarian korban tenggelam/AUL

RMOLBANTEN. Seorang remaja tenggelam di Sungai Cisadane, setelah kelelahan berenang saat hendak menyeberang sungai Cisadane di wilayah Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu (4/12).

Pria malang tersebut diketahui bernama Firman (14) yang diketahui berenang bersama dua temannya. Tidak bisa mengukur diri, Firman tak kuasa sampai ketepian kali Cisadane lantaran kelelahan.

Sementara kedua temannya berhasil sampai ketepi Kali Cisadane.

"Awalnya ketiga remaja ini hendak ke rumah temannya yang berada di seberang Kali Cisadane, mereka berenang, namun saat kedua temannya sudah sampai ketepian, korban ini tertinggal di belakang karena kelelahan," ujar Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Kamis (5/12).

Kedua temannya tersebut pun lantas meminta tolong kepada warga sekitar. Sayangnya, arus Cisadane yang deras membuat warga sulit menolong korban.

"Tubuh korban sudah terseret jauh sehingga warga sulit menolong, hingga tidak terlihat lagi," jelasnya.

Sampau berita ini diturunkan, SAR terus melakukan pencarian korban dengan menerjunkan kurang lebih 70 personil tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Jati Uwung, Babinsa Panunggangan Barat, BPBD Kota Tangerang, Relawan Budha Tzu Chi, PMI Kota Tangerang, Rumah Zakat, Tagana, IEA, Pokdar Jatiuwung, dan PGI.

"Mulai pagi tadi kita sudah kerahkan personil untuk susuri kali Cisadane dari lokasi kejadian hingga radius 2 KM dengan kondisi cuaca sudah mulai berawan pagi ini, kita berdoa semoga cuaca baik agar tim SAR gabungan bisa secara optimal melakukan pencarian hingga korban ditemukan," tutur Hendra.

Hendra menegaskan rencana Operasi SAR akan terus dilakukan secara optimal dengan membagi dua area pencarian.

Pertama melakukan pencarian secara visual dari Lokasi Kejadian hingga sejauh 1 KM kemudian pada SRU.

Kedua, melakukan pencarian menggunakan perahu karet dengan pola creeping line search seluas 0,2 Km2.

"Terakhit koordinasi juga dilakukan dengan sudin tata air Kota Tangerang yang berada di Pintu Air Sepuluh apabila terlihat tanda-tanda dari korban," tandasnya. [dzk]



Komentar Pembaca
Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejaksaan Agung Kebakaran

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 , 20:07:00

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

The ads will close in 10 Seconds