Laporan Ditolak Bareskrim, Politisi PDIP Ini Khawatirkan Rocky Gerung Dibacok Orang Lampung

Hukum  SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 01:11:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Laporan Ditolak Bareskrim, Politisi PDIP Ini Khawatirkan Rocky Gerung Dibacok Orang Lampung

Henry Yosodiningrat/RMOLNetwork

RMOLBANTEN. Politisi PDI Perjuangan, Henry Yosodiningrat dipaksa gigit jari, lantaran laporannya terhadap Rocky Gerung karena dianggap menghina Presiden Jokowi ditolak oleh Bareskrim Polri.

"Saya keluar dari ruangan ini setelah menunggu selama 4,5 jam dengan rasa kecewa terhadap Polri melalui SPKT karena tidak ada kepastian,” kata Henry di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (9/12).

Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) itu tidak mendapat kuasa dari Presiden Joko Widodo sebagai pihak yang merasa dirugikan yang menjadi alasan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim terpaksa belum bisa menerima pelaporan Henry.

"Awalnya mereka menanyakan mana kuasa dari Jokowi selaku pribadi maupun selaku Presiden,” tambahnya.

Kilah Henry, dirinya mengaku melaporkan Rocky Gerung bukan kapasitasnya untuk mewakili kepentingan Jokowi semata.

"Untuk kepentingan hukum dan kapsitas saya sebagai pribadi dan bangsa Indonesia saya putra daerah Lampung, saya mantan anggota DPR RI dari Lampung. Lampung 60 persen orang pilih Jokowi, rakyat Lampung kecewa,” tutur Henry.

"Saya khawatir Rocky Gerung dibacok sama orang Lampung. Karena apa? Dia pasti akan besar kepala dengan peristiwa ini. Dan dia akan mengulangi ini lagi akan menghina Presiden,” pungkas Henry kecewa.[dzk] 

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds