Hukuman Mati Koruptor, ICW: Presiden Jokowi Jangan Kebanyakan Janji!

Politik  RABU, 11 DESEMBER 2019 , 21:00:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Hukuman Mati Koruptor, ICW: Presiden Jokowi Jangan Kebanyakan Janji<i>!</i>

Donald Fariz/RMOLNetwork

RMOLBANTEN. Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkeritik pernyataan Presiden Joko Widodo soal wacana hukuman mati bagi koruptor.

ICW memandang Presiden Jokowi kebanyakan janji, yang nampak di mata Perppu KPK belum selesai.

Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Donald Fariz di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalarta Pusat, Rabu (11/12).

Kata Donald, Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perppu) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lebih urgen ketimbang mewacanakan hukuman mati.

"Jangan kebanyakan janji deh. Keluarin aja Perppu KPK, itu jauh lebih penting daripada janji-janji hukuman mati pada pelaku kejahatan Korupsi," kata Donald saat ditemui

Kata Donald, dalam Undang-Undang (UU) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) 31/1999 telah diatur hukuman mati bagi koruptor.

Donald berkesimpulan bahwa Jokowi -panggilan akrab Presiden Joko Widodo- tidak membaca secara lengkap isi UU Tipikor.

"Kok mewacanakan hukuman mati, padahal itu sudah ada aturannya," demikian Donald.[dzk]  

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds