Pansus Penyertaan Modal Konsultasi Ke Kemendagri

Parlemen  KAMIS, 12 DESEMBER 2019 , 20:22:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Pansus Penyertaan Modal Konsultasi Ke Kemendagri

Ilustrasi/NET

RMOLBANTEN. Panitia khusus (Pansus) Raperda tentang Penyertaan Modal ke Dalam Perseroan Terbatas Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda) DPRD Banten berencana konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Langkah ini untuk memastikan proses tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku atau tidak.

Tak hanya itu, Pansus yang di Ketuai Indah Rusmiato nantinya akan meminta pendapat dari semua  kalangan atau pakar, akademisi baik yang di Banten maupun diluar.
 
"Kami akan melakukan konsultasi ke Kemendagri. Ini sangat  penting karena kita semua ingin semuanya baik dan benar, berjalan sesuai track (aturan) nya," kata Ketua Pansus, Indah usai rapat paripurna jawaban Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) yang  dibacakan oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy terhadap  Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Banten tentang Pembentukan Raperda Perseroda,  Kamis (12/12).

Dikatakan Indah, prinsip kerja Pansus adalah sejalan dan seirama dengan Pemprov Banten yang bertujuan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

"Yang akan dipakai dalam penyertaan modal ini kan uang rakyat yang bersumber dari APBD. Jadi diperlukan sikap kehati-hatian. Dan uang yang akan kita gunakan ini totalnya Rp300 miliar," paparnya.
  
Kehati-hatian Pansus dalam bekerja, dikatakan Indah selain timnya enggan disalahkan nantinya, juga belajar dari pengalaman kebijakan pemerintah sebelumnya.

"Kami tidak ingin ada miss komunikasi, karena kita ketahui, pembahasan dan rencama penyertaan modal Perseroda  oleh DPRD sebelumnya ( periode 2014-2019)," ungkapnya.  

Namun sebelum berkonsultasi dan meminta pandangan dari pakar, Pansus juga akan mengkaji kembali perencanaan dari penyertaan modal yang rencananya selalu berubah-ubah.

"Dalam Perda pembentukan Agrobisnis itu kan disebutkan modalnya Rp300 miliar. Sedangkan, untuk modal awal 50 persen plus satu atau Rp75 miliar, tetapi sekarang berkurang jadi Rp50 miliar. Ditambah lagi disitu disebutkan anggaran untuk lahan dan gedung lebih dari Rp80 miliar. Ini juga yang akan kita kaji," pungkas Indah. [ars]


Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds