Pungli Di Sekolah, Bang Ben: Komite Kedepan Tidak Perlu Lagi

Pendidikan  SABTU, 14 DESEMBER 2019 , 12:01:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Pungli Di Sekolah, Bang Ben: Komite Kedepan Tidak Perlu Lagi

Benyamin Davnie/LAN

RMOLBANTEN. Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie geram dengan isu pungutan liar (pungli) yang menerpa SDN Pondok Ranji 01. Pungutan diduga dilakukan Komite SDN Pondok Ranji 01.

Dalam surat yang diterima redaksi RMOL BANTEN surat edaran yang ditujukan kepada siswa lebih kepada sumbangan untuk menyisihkan uang Rp 35 ribu dalam rangka purnabakti Kepala SDN Pondok Ranji 01.

Surat ditandatangani Ketua Komite SDN Pondok Ranji 01. Diakhir surat walau ada imbauan untuk membantu partisipasi, tapi bukan kewajiban untuk memenuhi.
 
Walau begitu, Banh Ben biasa disapa ini, geram dan menegaskan pungutan dalam bentuk apapun sesungguhnya tidak diperbolehkan.

"Saya sudah langsung lihat berita itu, sudah saya tindak lanjuti. Saya perintahkan Dinas Pendidikan untuk ngecek. Yang ke dua, pungutan dalam bentuk apapun tidak boleh. Sumbangan juga kan ada aturannya tidak boleh mengikat, tidak boleh menentukan besaran dan sebagainnya," ujar Benyamin, Sabtu (14/12).

Ben masih menunggu kabar dari Dinas Pendidikan benar atau tidak adanya pungutan tersebut. Apabila terbukti melakukan pungutan, Inspektorat akan turun menangani pungutan liar di SDN Pondok Ranji 01.

"Saya menunggu Kepala Dinas Pendidikan, tapi kalau itu memang benar terjadi, ya tentunya saya mintakan Inspektorat untuk turun menangani itu," ungkapnya.

Hadirnya Komite di sekolah, kata Ben, diharapkan bisa menjadi pendamping pihak sekolah. Akan tetapi, banyaknya pungutan liar yang dilakukan Komite sekolah menjadi walimurid terbebani.

"Mau komite mau sekolah, kalau sumbangan jangan ditentukan besarnya. Dan waktunya juga enggak boleh ditentukan. Ini yang harus dibenahi sama Pak Menteri juga. Tapi ke depan mungkin komite enggak perlu lagi kali," demikian Benyamin. [dzk]


Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds