Akan Polisikan Sudarto, PPP MJ Ingatkan Media Tidak Embel-embeli Sekjen

Hukum  SABTU, 14 DESEMBER 2019 , 22:17:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Akan Polisikan Sudarto, PPP MJ Ingatkan Media Tidak Embel-embeli Sekjen

Ketum PPP, Humphrey Djemat/Net

RMOLBANTEN. Kubu PPP Muktamar Jakarta (MJ) memuat bantahan yang menegaskan saudara Sudarto bukan lagi Sekjen PPP MJ dan tidak mewakili PPP MJ hadir dalam Mukernas PPP di Pondok Gede.

Bantahan sebagai jawaban atas pemberitaan yang menyebut Sudarto ini adalah mewakili Sekjen PPP Muktamar Jakarta

Bantahan disampaikan Ketua DPP PPP Muktamar Jakarta, Ibnu Hajar Dewantoro, lewat jeterangan tertulisnya kepada redaksi Kantor Berita RMOLBanten, Sabtu (14/12).

Menurut Ibnu Hajar, saudara Sudarto sudah dipecat sebagai Sekjen PPP MJ sesuai dgn surat DPP No 1667/PEMB/DPP/XI/2019 per tgl 18 Nopember 2019 dengan alasan saudara Sudarto telah mengajukan Surat Pengunduran Diri ke DPP PPP tertanggal 25 Juli 2018.

Selanjutnya, kata Ibnu Hajar, sesuai hasil Keputusan Mukernas III DPP PPP pada tgl 15-16 Nopember 2018 bahwa DPP melepas pengurus yang mencalonkan diri sebagai Anggota Legislatif (DPR RI/DPRD) maupun DPD RI pada PEMILU 2019.

"Atas dasar itu, maka saudara Sudarto sudah tidak lagi menjadi Anggota PPP Muktamar Jakarta periode 2014-2019 dan tidak berhak menyandang jabatan Sekretaris Jendral DPP PPP Muktamar Jakarta," terang Ibnu.

Atas kehadira Sudarto di acara PPP Pondok Gede, DPP PPP MJ menolak keras dan sangat berkeberatan terhadap klaim yang dinyatakan pihak PPP Muktamar Pondok Gede dalam Mukernas yang dilakukan hari ini bahwa telah terjadi islah.

"Alasannya karena kehadiran saudara Sudarto yg mengaku masih sebagai Sekjen DPP PPP MJ. Padahal saudara Sudarto tidak berhak mewakili DPP PPP MJ maupun PPP MJ secara keseluruhan," ujarnya.

Atas tindakannya itu, PPP Muktamar Jakarta dengan Ketua Umum Humphrey Djemat, akan melaporkan saudara Sudarto yang telah memberikan keterangan palsu ke pihak kepolisian.

"Sudarto mengaku seolah dia sebagai Sekjen DPP PPP MJ dan mewakili kepentingan PPP MJ,," katanya.

"Kami juga peringatkan semua pihak agar tidak menyuarakan berita palsu tersebut untuk menghindari tuntutan hukum dari kami," demikian Ibnu Hajar.

Sebelumnya, Ketum PPP Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat berharap islah PPP tak diciderai dengan hal-hal yang tak terpuji.

"Semoga penyatuan PPP tidak dikotori dengan cara-cara mengklaim sesuatu yang jelas tidak ada dasarnya. Ini menunjukkan adanya rasa ketakutan luar biasa terhadap penyatuan PPP, ini artinya ingin menghancurkan PPP," demikian Humphrey. [dzk]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds