Muhammadiyah Juga Ungkit Pemerintah Belum Bayar Utang Rp 1,2 Triliun

Politik  MINGGU, 29 DESEMBER 2019 , 15:06:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Muhammadiyah Juga Ungkit  Pemerintah Belum Bayar Utang Rp 1,2 Triliun

Din Syamsuddin/Net

RMOLBANTEN. Setelah Nahdlatul Ulama (NU) melalui Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraoj, mengungkit Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk mencairkan kredit rumah murah sebesar Rp 1,5 triliun.

Kini giliran Muhammadiyah juga ikut mengungkit utang pemerintah.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan bahwa pemerintah punya utang sebesar Rp 1,2 triliun pada ormas Islam pertama Indonesia itu.

Kata Din, bukan utang janji, melainkan tanggungan BPJS di seluruh rumah sakit milik Muhammadiyah yang belum dibayar pemerintah.

Walau begitu, Din memastikan Muhammadiyah tidak menggebu-gebu dalam menagih utang. Sebab pada prinsipnya, Muhammadiyah selalu berusaha memberi yang terbaik.

"Itulah sifat Muhammadiyah, selalu memberi dan melayani. Tidak meminta-minta apalagi mengemis,” ujarnya ketika memberi ceramah dalam acara Milad Ke-61 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Launching Count Down Menuju Muktamar di Solo, Sabtu (28/12).

Kata Din, Muhammadiyah memang sudah seharusnya memberi sumbangsih untuk Indonesia.

Sebab, Muhammadiyah telah menyepakati negara Pancasila sebagai darul ahdi wa syahadah.

"Dengan demikian, Muhammadiyah harus berkorban untuk Indonesia. Persyarikatan harus bisa menjadi kekuatan yang bermanfaat bagi negeri ini,” demikian Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu. [dzk] 

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Rapid Test BIN Di Tangsel

Rapid Test BIN Di Tangsel

KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:06:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds