Lahan Tidur Milik PT Angkasa Pura II Dijadikan TPS Liar

Daerah  SELASA, 31 DESEMBER 2019 , 12:37:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Lahan Tidur Milik PT Angkasa Pura II Dijadikan TPS Liar

Ilustrasi/NET

RMOLBANTEN. PT Angkasa Pura II tengah melakukan penataan terhadap lahan yang berada di wilayah sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Pasalnya, tanah-tanah tidur tersebut dimanfaatkan oknum masyarakat menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang mengganggu kenyamanan masyarakat lainnya.

"Sudah kita jalankan, khususnya yang di eks Gedung TKI sudah kita tutup dan mulai beberapa hari yang lalu sudah proses normalisasi untuk kembali ke fungsinya," ujar Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta usai meresmikan program bedah rumah di Kabupaten Tangerang, Senin (30/12/2019).

Agus menuturkan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja terkait gedung yang sudah berdiri diatas lahan PT Angkasa Pura II tersebut.

"Kita sebenarnya ingin bangun fasilitas lain. Namun karena bangunan tersebut merupakan milik Kemenaker. Lahan milik AP II maka harus ada koordinasi," jelasnya.

Senada dengan hal itu, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengakui, masalah pengelolaan atau penataan sampah membuat pihaknya kewalahan, baik itu proses daur ulangnya ataupun lokasi tempat pembuangan sampahnya.

Hal itu karena dalam sehari, sampah yang dihasilkan masyarakat yang tinggal di Kabupaten Tangerang bisa mencapai 1.500 ton dan didominasi oleh sampah rumah tangga. Dengan daya angkut hanya 700-800 ton per hari.

"Sampah ini masih jadi masalah terbesar, kita saja masih kewalahan, produksi sampahnya besar, tapi daya angkut atau daya tampungnya masih kurang. Nah, kalau kurang gitu, sampahnya kebuang di sungai ataupun pinggir jalan," kata Zaki.

Untuk menangani persoalan tersebut pun, Zaki mengaku tidak bisa berperan sendirian, namun harus dilakukan secara bersama-sama termasuk dengan pihak Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

"Kalau sudah begini, kita juga minta bantuan kepada Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara, untuk bisa turut membantu kami, dalam penataan sampah di kawasan yang berdekatan dengan Bandara Soetta. Jadi, tidak hanya membedah rumah warga kami saja, ataupun membuka Balai Latihan Kerja, tapi bisa bersama-sama kelola sampah," tandasnya. [ars]



Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds