Soal Natuna Bilang China Sahabat, Apakah Prabowo Sudah Lupa 'Ghost Fleet'?

Politik  SABTU, 04 JANUARI 2020 , 01:22:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIANTO

Soal Natuna Bilang China Sahabat, Apakah Prabowo Sudah Lupa 'Ghost Fleet'?

Foto: Repro

RMOLBANTEN. Tidak ada sikap tegas dari pemerintah Indonesia terhadao China yang sudah mengobok-obok kedaulatan Indonesia. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pun dianggap lembek untuk masalah ini.

Padahal Indonesia sedang dipermainkan pemerintah China. Puluhan kapal nelayan negeri Tirai Bambu masuk ke Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Natuna dengan dikawal kapal penjaga dan kapal frigate. Pemerintah Indonesia bersikap lembek.

Empat poin yang disampaikan usai Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laolly, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kumpul juga dirasa kurang tegas.

Tidak ada sikap tegas mengenai tindakan apa yang akan dilakukan untuk mengusir kapal China.

Publik pun dibuat tercengang dengan pernyataan Menhan Prabowo Subianto yang melunak dan menyebut bahwa bagaimanapun China adalah sahabat Indonesia.

Baca: Prabowo Subianto: Bagaimanapun China Negara Sahabat


Novel fiksi "Ghost Fleet" yang pernah dijadikan Prabowo sebagai referensi kampanye saat Pilpres 2019 lalu, lantas diungkit.

Prabowo menyebut Indonesia akan punah berdasarkan novel karya pengamat politik dan kebijakan ternama asal Amerika Serikat, Peter Warren Singer dan August Cole itu. Novel berjudul asli "Ghost Fleet: A Novel of The Next World War" itu bercerita mengenai perang Amerika Serikat dan China.  

"Di mana Hawaii sudah dicaplok RRC dan Indonesia sudah punah. Di mana beberapa pulau dikuasai RRC,” kata politisi Demokrat Adamsyah Wahab dalam akun Twitter @DonAdam68, Jumat (3/1).

Adam pun bertanya-tanya mengenai relevansi apa yang dibaca dan dilakukan Prabowo dalam kehidupan nyata.

"Apa Bapak sudah lupa?” demikian Adam. [dzk]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds