PKS Sebut Menhan Prabowo Lembek Ke China Soal Natuna

Politik  SABTU, 04 JANUARI 2020 , 11:10:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

PKS Sebut Menhan Prabowo Lembek Ke China Soal Natuna

Prabowo Subianto/Net

RMOLBANTEN. Partai Keadilan Sosial (PKS) menyesalkan sikap santai yang ditunjukkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terkait dengan persoalan China yang menginvasi Natuna.

Harusnya Prabowo selaku Menhan bisa lebih tegas saat berkaitan dengan kedaulatan negara.

Demikian disampaikan jurubicara PKS, Muhammad Kholid di kantor DPP PKS, Sabtu (4/1).

"Jika sudah menyangkut kedaulatan negara, Pemerintah harus bersikap keras dan tegas. Tidak boleh lembek. Meskipun kepada negara sahabat seperti China," ucap Kholid.

Sikap lembek Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang justru menganggap enteng masalah kedaulatan bangsa sangat disayangkan.

"Pak Prabowo sebagai Menhan tidak boleh anggap isu kedaulatan sebagai isu yang enteng, santai. Sikapnya harus tegas dan punya wibawa. Kalau lembek, santai-santai, maka bangsa ini akan semakin direndahkan oleh bangsa lain, karena tidak punya keberanian dalam bersikap," ujarnya.

Klaim ZEE di wilayah Laut Natuna dan Laut China Selatan, sikap politik luar negeri Indonesia jelas.

Indonesia berpegang teguh kepada hukum Internasional dalam UNCLOS 1982 dan keputusan pengadilan arbitrase PBB terkait klaim negara-negara di Laut Tiongkok Selatan.

"Presiden Jokowi harus bersikap jelas dan tegas. China sebagai bagian komunitas internasional, harus menghormati norma dan hukum internasional yang sudah menjadi kesepakatan bersama bangsa-bangsa di dunia," tandasnya.

PKS mengapresiasi respons tegas Menlu yang mengirimkan nota protes ke Pemerintah Komunis China sebagai komitmen serius Pemerintah Indonesia dalam menjaga kedaulatan wilayah negara. [dzk] 

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds