Tegas, Tak Ada Negosiasi, Mahfud MD: Usir Kapal China Di Natuna!

Politik  MINGGU, 05 JANUARI 2020 , 23:08:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Tegas, Tak Ada Negosiasi, Mahfud MD: Usir Kapal China Di Natuna<i>!</i>

Menko Polhukam, Mahfud MD/Net

RMOLBANTEN. Langkah tegas di ambil Indonesia menghadapi persoalan yang terjadi di laut Natuna. Indonesia tidak akan melakukan upaya negosiasi dengan pemerintah komunis China.

Penegasan itu disampaikan Menko Polhukam, Mahfud MD menanggapi kasus masuknya kapal asing milik China di wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.

"Indonesia tidak akan melakukan negosiasi dengan China. Karena kalau negosiasi berarti masalah bilateral dan ada konflik tentang perairan itu. Nah, perairan ini tidak ada konflik," kata Mahfud di Kampus Universitas Brawijaya, Minggu (5/1).

Mahfud membeberkan berdasarkan konvensi internasional tentang laut dan perairan, yaitu UNCLOS tahun 1982, perairan Natuna sepenuhnya milik Indonesia.

China kata Mahfud pada dasarnya tidak pernah memiliki konflik perbatasan dengan Indonesia.
China hanya memiliki konflik dengan Vietnam, Malaysia, Brunei, Taiwan, dan Filipina.

Soal Natuna, Indonesia harus bersikap tegas lantaran jika melakukan negosiasi, berarti Indonesia sama saja mengakui teori sembilan garis putus-putus yang dibuat China.

"Kalau kita mau berunding di bidang itu, berarti kita mengakui bahwa perairan itu memang menjadi sengketa. Ini tidak ada sengketa, mutlak milik Indonesia secara hukum. Jadi tidak ada negosiasi," ucapnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini meminta aparat keamanan mengusir kapal-kapal asal China yang masih berada di perairan Natuna.

"Kita usir dengan segala kemampuan kita. Kita halau kapal-kapal dan nelayan-nelayan. Kalau mau diinternasionalkan itu multilateral, urusan Perserikatan Bangsa-Bangsa, bukan urusan China dan Indonesia. Kita tidak membentuk tim negosiasi, tidak ada," demikian Mahfud MD. [dzk]

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds