Menhan Prabowo "Santuy " Tanggapi Desakan Agar Jokowi Memecatnya

Politik  JUM'AT, 10 JANUARI 2020 , 11:52:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Menhan  Prabowo

Prabowo Subianto/Net

RMOLBANTEN. Permintaan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Menhan Prabowo Subianto, terkait sikapnya terhadap masalah natuna ditanggapi santuy (santai) Prabowo.

Mantan danjen Kopassus ini menyatakan bahwa setiap orang bebas berpendapat dalam alam demokrasi.

"Silakan saja bicara kita kan negara demokrasi, orang boleh bicara apa saja," kata Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (9/1), usai mengunjungi Jokowi.

Desakan pemecatan itu berasal dari Ketua Aliansi Anak Bangsa sekaligus Ketua Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis. Prabowo mengaku tak mempermasalahkan pernyataan itu.

Prabowo tidak ada persoalan jika Damai Hari Lubis menilai dirinya kurang tegas dalam menyikapi masalah kapal China masuk ke wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia dekat perairan Natuna.

"Nggak apa-apa," kata Prabowo.

diekathui, Damai Hari Lubis meneruskan kalimat seseorang yang intinya mengkritik Prabowo Subianto terkait masalah Natuna. Bunyinya sebagai berikut:

"Langkah PS yang mendiamkan pelanggaran batas teritorial RI oleh China, menunjukkan perbedaan kebijakan yang amat prinsip atau frontal bertentangan dengan langkah presiden RI Jkw, yang tegas statemennya: "tidak ada kompromi dgn negara pelanggar batas. Maka sebaiknya Jkw copot segera PS. sebagai Menhankam, gantikan dgn yang sejalan dgn kebijakan beliau sbg Presiden dan Panglima Tertinggi."

Damai Hari Lubis sepakat dengan bunyi kalimat tersebut. [dzk] 

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds