Pedagang Bangun Pasar Tradisional, Pemkab Tangerang Kemana?

Ekbis  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 18:51:00 WIB | LAPORAN: SOPIAN SUKRI

Pedagang Bangun Pasar Tradisional, Pemkab Tangerang Kemana?

Pasar Pelangi Sepatan/SOP

RMOLBANTEN. Sebanyak 350 pedagang di Bantaran Sungai Pondok Jaya, Sepatan, Kabupaten Tangerang akhirnya mempunyai tempat yang layak untuk mengais rezeki.

Dengan swadaya para pedagang yang bekerjasama dengan Koperasi Tunas Pondok Jaya dan Pemkab Tangerang diatas lahan seluas 1 hektar kurang lebih disulap menjadi Pasar Pelangi Tradisional Sepatan.

Jembar Ketua Koperasi Tunas Pondok Jaya menerangkan, pembangunan Pasar Pelangi Tradisional Sepatan ini dibangun menggunakan dana dari koperasi dengan iuran para pedagang pasar.

"Pembangunan memang dari koperasi dan swadaya para pedagang, teknisnya sendiri pedagang akan melakukan iuran setiap harinya Rp 15000 sampai jangka waktu setahun setengah dengan status hunian kiosnya hak guna pakai, dan ini satu-satunya pasar yang dikelola oleh swadaya para pedagangnya," katanya, Selasa, (14/1).

Untuk kelangsungan pasar ini sendiri, Jembar mengatakan, ia sudah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan Pemkab Tangerang untuk merawat dan menambah fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan untuk kenyamanan para pedagang. Khususnya pembeli.

"Pasar ini nanti akan di fasilitasi taman, ruang ramah anak, foodcourt (pusat kuliner) yang pastinya itu akan bekerjasama dengan Pemda untuk mengelolanya," ujarnya.

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Taufik Emil mengatakan secepatnya mengintruksikan kepada pihak Kecamatan untuk memasukan Pasar Pelangi Tradisional ini ke dalam musrembang.

"Kami akan melakukan rapat koordinasi dengan OPD terkait seperti, Dinas Perdagangan, Dinas Pertamanan, Dinas Pariwisata untuk mengelola pasar ini," paparnya.

Taufik juga sedikit mengulas kembali awal mula wacana pembangunan pasar ini, ia mengatakan, pasar ini sudah dibangun pada tahun 2016, namun ada kendala sehingga terhambat dan baru bisa dituntaskan pada tahun ini.

"Akhir bulan ini, padagang sudah bisa untuk menghuni kiosnya masing, setelah ini nanti akan kami resmikan pasar ini," tukas Taufik Emil. [ars]

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds