BKPSDM Kota Serang Belum Paham Aturan Penghapusan Honorer

Daerah  SELASA, 21 JANUARI 2020 , 19:41:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

BKPSDM Kota Serang Belum Paham Aturan Penghapusan Honorer

Ritadi B Muhsinun/RAG

RMOLBANTEN. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dan Komisi II DPR menyetujui penghapusan tenaga kerja honorer, pegawai tidak tetap serta status kepegawaian lainnya dari tubuh pemerintahan.

Hal itu mengacu kepada UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Para pegawai tersebut nantinya akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).  

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, Ritadi B Muhsinun menuturkan, terkait penghapusan honorer pihaknya belum membaca aturannya.

"Kalau dikita sebenanrnya kan honorer itu tidak ada, yang ada itu Tenaga Harian Lepas (THL)," katanya kepada awak media di Kota Serang, Selasa (21/1).

"Mungkin bisa jadi ya (Jumlah Honorer 1000) karena banyaknya diguru. Kita ikut aturaanya saja bagaimana, kan mau P3K juga ada mekanismenya tersendiri," ujarnya menambahkan.

Ia menyebutkan hingga saat ini pihaknya secara teknis juga belum mendapatkan petunjuk dari pemerintah pusat.

Menurutnya di undang-undang (UU) No 5 Tahun 2014 tentang kepegawaian menyebutkan bahwa ASN itu terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Memang di undang undang hanya ada dua yakni PNS dan P3K, kalau untuk honorer yang sudah ada, nanti ada petunjuk lagi, ada juklak juknisnya sih," ujarnya.

Sementara itu, Walikota Serang Syafrudin mengatakan, bukan berarti aturan ini menghilangkan semua tenaga honorer. Akan tetapi, diganti dengan program P3K.

"Jadi yang honorer ini akan kita angkat jadi P3K kalau memenuhi syarat, bukan dibuang," katanya.

Namun, dikatakan Syafrudin para pekerja di Kota Serang ini sebetulnya sudah dibiayai pemerintah seperti THL dan lainnya.

"Pasti tenaga honorer sudah dibiayai pemerintah dan pusat juga akan membantu pembiayaannya," jelasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

Sabu Di Blender

Sabu Di Blender

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 , 13:16:00

The ads will close in 10 Seconds