Satgas Peti Kembali Tutup 10 Lubang Emas Di TNGHS Lebak

Keamanan  JUM'AT, 24 JANUARI 2020 , 01:16:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Satgas Peti Kembali  Tutup 10 Lubang Emas Di TNGHS Lebak

Satgas Peti tutup tambang ilegal/RAG

RMOLBANTEN. Tim Satuan Tugas (Satgas) Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Polda Banten kembali menutup 10 lubang penambangan emas di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yang diduga masih ada aktivitas Gurandil.

Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Aminudin Roemtaat mengatakan pihaknya bersama anggota satgas gabungan dari Polda Banten, TNI dan intansi terkait lainnya sudah melakukan penyisiran PETI di TNGHS.

Hasilnya ditemukan lubang-lubang besar yang diduga masih digunakan untuk penambangan.

"Kalau lubang banyak yang kita temukan, tapi yang besar-besar saja, yang dimungkinkan masih bisa digunakan oleh masyarakat, ada 10 yang sudah kita police line, pada hari ini," katanya, Kamis (23/1).

Ke 10 lobang tambang emas yang dilakukan penutupan itu, merupakan tambang yang berada di jalur Citorek.

Namun untuk di jalur Cikancara pihaknya belum mendapatkan laporan, lantaran akses menuju lokasi cukup jauh.

Tim kedua yang dipimpin oleh Dansat Brimob Kombes Pol Dedi Suryadi masih berada di Cikancara.

"Kita dibagi dua tim, tim yang saya pimpin dari arah Citorek ini ada 9 titik, lalu tim kedua yang di pimpin Dansat Brimob ada 7 titik. Untuk seluruhnya tim ada 302 orang yang kita bagi dua," ujarnya.

Lebih lanjut, Roemtaat mengungkapkan seluruh titik tambang yang ada di wilayah Kabupaten Lebak dipastikan telah dilakukan penyisiran baik oleh Polda Banten maupun Polres Lebak.

Roemtaat memperkirakan  jumlah lubang tambang di Lebak mencapai ratusan lubang tambang.

"Tentu semua sudah di sisir, seluruhnya untuk wilayah kita ada 21 tempat, terdiri dari beberapa lubang. Perkiraan segitulah (ratusan lubang)," ungkapnya.

Roemtaat menambahkan hingga saat ini Polda Banten belum melakukan penangkapan atau telah melakukan penetapan tersangka penambangan emas ilegal tersebut. Namun kasus itu sudah dalam penyidikan Ditkrimsus Polda Banten.

"Nanti di Dirkirmsus, kita sifatnya menertibakan dan mengecek lokasi tambang, Yang jelas dari tanggal 11 hingga saat ini belum ada yang kita tangkap," tambahnya.

Untuk diketahui patroli Satgas PETI menggelar patroli hari ini Kamis (23/1) hingga besok Jumat (24/1) yaitu di Kecamatan Citorek diantaranya Cimari, Cirotan, Cidandak, Gunung Leutik, Muara Tilu, Bunung Masigit, Pasir Wiru, Sopal, Cigadang.

Kmudian Ciburuluk, Ciawitali, Cikatumburi, Pasir Ipis, Ciburiling, Cikopo dan Cimadur, semuanya masuk dalam wilayah Kecamatan Sobang.

Sementara, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan, bahwa Polda banten terus melakukan proses penyelidikan dan penyidikan atas dugaan pelanggaran hukum dan kepolisian sangat concern terhadap hal ini.

"Sabar yah, proses hukum pasti kita tegakkan, sekarang ke 12 saksi sudah diperiksa. Proses hukumnya sedang dalam penyidikan dengan tetap mengedepankan aspek penegakan hukum yang sesuai aturan KUHP," pungkasnya. [dzk] 

Komentar Pembaca
Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejaksaan Agung Kebakaran

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 , 20:07:00

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

The ads will close in 10 Seconds