Hasto Kristiyanto Puji Harun Masiku Kader Terbaik PDIP Yang Dapat Beasiswa Ratu Inggris

Politik  JUM'AT, 24 JANUARI 2020 , 16:43:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Hasto Kristiyanto Puji Harun Masiku Kader Terbaik PDIP Yang Dapat Beasiswa Ratu Inggris

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto/RMOLID

RMOLBANTEN. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selesai memeriksa Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto,  Jumat (24/1).

Hasto mengaku dicecar penyidik soal keputusan partainya untuk mengupayakan Harun Masiku menjadi anggota DPR menggantikan Nazaruddin Kiemas.

Hasto menjelaskan, langkah partainya karena memandang Harun Masiku merupakan kader terbaik untuk menggantikan Nazaruddin Kiemas yang terpilih sebagai anggota DPR namun meninggal dunia.

"Mengapa saudara Harun (Harun Masiku) karena yang bersangkutan punya latar belakang yang baik, sedikit dari orang Indonesia yang menerima beasiswa dari Ratu Inggris dan memiliki kompetensi dalam internernational economic law," terang Hasto usai diperiksa KPK, di Gedung KPK, Jumat (24/1).

Menurut Hasto, ihwal pengalaman partainya saat pergantian antar waktu anggota Dewan tahun 2009. Hasto mengklaim partainya juga menyalurkan suara Ginting kepada caleg PDIP lainnya yang dinilai berprestasi.

"Ketika almarhum Sutradara Ginting juga meninggal dan kami limpahkan suaranya kepada kader yang menurut partai terbaik. Jadi kami memberikan keterangan terkait hal tersebut,” terang Hasto.

Hasto sendiri menyampaikan tidak tahu menahu skandal suap yang dilakukan oleh caleg PDIP Harun Masiku dan staf Hasto, Saeful, terhadap mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan terkait pergantian antar waktu anggota DPR.

Hasto berdalih partainya sudah dengan tegas melarang kadernya melakukan cara-cara kotor seperti menyuap ataupun korupsi.

"Jadi sama sekali tidak tahu karena partai telah menegaskan berulang kali melalui surat edaran untuk tidak boleh menyalahgunakan kekuasaan apalagi sebuah tindakan yang melanggar hukum,” kata Hasto.

Soal keberadaan Harun yang saat ini masih buron, Hasto menegaskan tidak tahu. Ia menyerahkan penuh penanganan kasus tersebut kepada KPK.

Ya, tim hukum, kami mengimbau untuk bersikap kooperatif, tidak perlu takut. Karena dari seluruh konstruksi yang dilakukan tim hukum kami, beliau (Harun) menjadi korban atas penyalahgunaan kekuasaan itu,” kata Hasto.

Empat orang sudah ditetapkan tersangka ugaan suap yang melibatkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan (WSE), mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF).

Kemudian, Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Harun Masiku (HAR) dan Staf DPP PDIP, Saeful (SAE). [dzk]


Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds