Sebut ICW Lebay, KNPI Siap Pasang Badan Untuk Yasonna Laoly

Politik  MINGGU, 26 JANUARI 2020 , 01:18:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Sebut ICW Lebay, KNPI Siap Pasang Badan Untuk Yasonna Laoly

Menkumham Yasonna Laoly/Net

RMOLBANTEN. Berbagai elemen yang mendesak Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly mundur, dinilai mengada-ada. Apalagi, sampai dibumbui dengan meminta Presiden Jokowi memecatnya ini seruan konyol dan terbilang hanya cari panggung semata.

Demikian disampaikan Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, dalam keterangan persnya kepada wartawan, Sabtu (25/1)

Sebelumnya, menteri asal PDI Perjuangan itu dilaporkan Indonesia Corruption Watch (ICW) kepada KPK atas dugaan melakukan perbuatan merintangi penyidikan (obstruction of justice).

Yasonna dianggap telah melontarkan pernyataan soal keberadaan Harun Masiku masih di luar negeri.

Pasalnya, Yasonna sempat ngotot soal keberadaan Caleg PDI Perjuangan, Harun Masiku diluar negeri sejak 6 Januari 2020. Ternyata Harun telah berada di Indonesia sejak 7 Januari 2020.

Harun adalah salah satu tersangka kasus dugaan suap kepada mantan Komisoner KPU, Wahyu Setiawan soal pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI dapil Sumsel I.

"Saya rasa apa yang dilakukan oleh ICW dkk meminta Presiden Jokowi memecat Menkumham terlalu lebay," ujar Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama

Menurut Haris, Yasonna terpilih kembali sebagai Menkum Ham diperiode kedua Presiden Jokowi menunjukan bahwa apa yang sudah dikerjakannya membawa kebaikan bagi bangsa dan negara.

"Jangan karena sosok Harun yang korupsi, terus mereka minta Menkumham mundur," tegasnya.

Terkait pernyataan Yasonna yang berbeda dengan Imigrasi terkait keberadaan Harun, Haris menilai bisa jadi Menkumham mendapat laporan yang berbeda diawal.

"Sebagai menteri tentu mendapat laporan dari anak buah. Mungkin ini pak Menteri dapat laporan yang berbeda dari anak buah. Jadi bukan salah beliau," jelasnya.

KNPI kata Haris siap berada di belakang Menkumham untuk terus mendukung kerja-kerjanya di Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

"KNPI mendukung penuh Menkumham. Kami akan lawan orang-orang yang mencoba mengganggunya," demikian Haris. [dzk] 

Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds