Revitalisasi Monas Mau Dibuat Sekelas Menara Eiffel, Eh Anies Baswedan Yang Dihujat

Nusantara  JUM'AT, 31 JANUARI 2020 , 02:11:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Revitalisasi Monas Mau Dibuat Sekelas Menara Eiffel, Eh Anies Baswedan Yang Dihujat

Sekda DKI Jakarta Saefullah/RMOLID

RMOLBANTEN. Langkah Pemprov DKI merevitalisasi kawasan Monas dalam rangka menghadirkan kenyamanan bagi pengunjung Monas baik yang datang dari Jakarta ataupun luar Jakarta dan mungkin juga turis mancanegara.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah di Gedung Balaikota DKI Jakarta, Kamis (30/1).

"Supaya Monas berkelas. Jadi kalau datang ke Merdeka Selatan, misalnya nanya, mana sih Monas, oh itu. Kayak menara Eiffel gitu," pungkasnya.

Diketahui, revitalisasi Monumen Nasional (Monas) yang berada di Kawasan Medan Merdeka seolah dimanfaatkan oleh banyak pihak untuk menjatuhkan bahkan menghujat Pemprov DKI, khususnya Gubernur Anies Baswedan.

Mereka menuduh proyek revitalisasi yang di naungi Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) itu belum memiliki izin dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) sebagai dewan pengarah.

Pemprov DKI pun mengikuti permintaan Kemensetneg dan juga rekomendasi DPRD DKI yang meminta sementara waktu revitalisasi ditunda sampai izin tersebut dikeluarkan.

Nyatanya, revitalisasi yang dilakukan Pemprov DKI bukanlah suatu kesalahan. Sebab revitalisasi Monas ini sesungguhnya merujuk kepada Keputusan Presiden 25/1995 yang mana dalam Pasal 6, disebutkan bahwa Gubernur diposisikan sebagai Ketua Badan Pelaksana.

Selanjutnya di pasal 7 poin A, badan pelaksana mempunyai tugas di antaranya rencana pemanfaatan ruang, sistem transportasi, pertamanan, arsitektur dan estetika bangunan, pelestarian bangunan bersejarah dan fasilitas penunjang.

"Jadi revitalisasi yang akan berlangsung bisa dua tahun ke depan ini dalam rangka mengeksekusi Kepres itu supaya pembangunan Monas ini tuntas," ujarnya.

Menurut Saeful, yang dikerjakan di tahun 2019 ini sejatinya hanyalah sebagian kecil dari proyek revitalisasi yakni berada di sisi selatan Monas.

Selain menata ruang terbuka hijau (RTH), juga menampilkan Monas dari sudut pandang yang paling Central.

"Sehingga dari sudut selatan mendapatkan pemandangan karena letaknya sentral sebagai selasar. Jadi bukan plaza ya. Kalau plaza itu Plaza Sudirman atau Plaza Thamrin. Bukan mall, bukan itu sama sekali," demikian Saefullah. [dzk]

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

Plt Ketua JMSI Banten Serahkan Piagam Keterbukaan Publik

The ads will close in 10 Seconds