Kenapa Rekening Harun Masiku Tidak Diblokir, Begini Penjelasan KPK

Hukum  RABU, 05 FEBRUARI 2020 , 02:28:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Kenapa Rekening Harun Masiku Tidak Diblokir, Begini Penjelasan KPK

Ilustrasi Harun Masiku/Net

RMOLBANTEN. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibantu oleh Kepolisian masih belum mampu menangkap politisi PDIP Harun Masiku.

Sampai saat ini keberadaan Harun Masiku hingga saat ini masih belum diketahui seperti apa nasibnya.

Untuk membatasi gerak-geriknya, banyak pihak mendesak KPK memblokir rekening milik Harun. Namun, lembaga antirasuah bergeming.

"Perkara korupsi tersebut merupakan perkara suap antara pemberi suap, yakni Harun Masiku dan penerima suap, yakni Komisioner KPU Wahyu Setiawan," terang Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa malam (4/2).

Ali mengaku hanya melakukan pemblokiran terhadap rekening Wahyu Setiawan sebagai pihak penerima suap.

"Antara pemberi dan penerima kan beda. Kalau pemberi sudah selesai, uangnya sudah beralih dan tidak dilakukan upaya pemblokiran. Tetapi sebagai penerima sudah diblokir karena uangnya sudah beralih ke rekening penerima," ujar Ali.

Kata Ali, pemblokiran rekening penerima harus dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya transaksi rekening lain yang diterima pihak yang disuap.

"Jadi perlu diluruskan bahwa itu (pemblokiran) upaya tindakan proses penerima. Jad ini bedanya perkara Pasal 2 dan Pasal 3. Suap menyuap itu lebih banyak fokus ke penerima ketika berbicara aset, ketika berbicara rekening sebagainya," jelasnya.

KPK atas dasar itu hingga kini tidak melakukan pemblokiran rekening Harun lantaran uang suap sudah beralih kepada Wahyu Setiawan.

"Karena dari konstruksi perkaranya memang demikian. Pemberi itu selesai uangnya (saat) sudah beralih, jadi otomatis hal-hal lain seperti aset dan sebagainya tidak menjadi fokus. Fokus kami ke si penerima yang dimaksud di situ," demikian Ali. [dzk] 

Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds