Bandara Kualanamu Diincar Jadi Internasional Airport Hub

Ekbis  SENIN, 10 FEBRUARI 2020 , 20:31:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Bandara Kualanamu Diincar Jadi Internasional Airport Hub

Angkasapura II/AUL

RMOLBANTEN. PT Angkasa Pura II akan menjadikan Bandara Internasional Kualanamu menjadi First Internasional Airport Hub. Hal tersebut untuk meningkatkan traffic penerbangan luar negeri.

Konsep tersebut nantinya akan menggeser posisi Bandara Internasional Soekarno Hatta dari First Internasional Hub menjadi First Domestic Hub.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhamad Awaluddin mengatakan, konsep tersebut akan segera direalisasikan pada akhir tahun 2020. Saat ini pihaknya masih melakukan penyaringan pada mitra strategis yang memiliki kemampuan dalam meningkatkan traffic penerbangan luar negeri.

"Ada 39 mitra yang sudah memasukkan proposal kepada kita, saat ini masih kita lakukan proses pengecekan. Hal itu kita lakukan karena, mitra yang kita cari harus punya kapabilitas dalam meningkatkan angka traffic khususnya pada penerbangan luar negeri, karena saat ini masih 15:85 rasionya," katanya di APSpace Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (10/2).

Dalam proses perubahan itu, pengelola bandara dan para mitra nantinya akan melakukan pelebaran pada fasilitas yang ada, khususnya disisi darat yakni pada gedung terminal. Pasalnya, saat ini kapasitasnya masih sekitar 8 hingga 9 juta penumpang.

"Lebih utama kita akan tambah atau perluas fasilitas gedung terminal yang nantinya memiliki kapasitas sekitar 16 sampai 19 juta penumpang dan lahannya pun sudah siap. Dimana, dari 1.400 hektar baru dipakai sekitar 700 hektar saja. Perluasan fasilitas pun, kita lakukan juga untuk menggenjot traffic khususnya, di penerbangan internasional," ujar Awaluddin.

Dalam menjalin kerjsama dengan mitra ini nantinya dapat kepemilikkan maksimal 49 persen. sementara PT Angkasa Pura II mendapatkan 51 persen. Cara menjalin kemitraan strategis ini juga merupakan upaya agar pembangunan bandar udara tidak melulu didukung oleh anggaran APBN dan BUMN.

"Lebih utama kita akan tambah atau perluas fasilitas gedung terminal yang nantinya memiliki kapasitas sekitar 16 sampai 19 juta penumpang dan lahannya pun sudah siap. Dimana, dari 1.400 hektar baru dipakai sekitar 700 hektar saja. Perluasan fasilitas pun, kita lakukan juga untuk menggenjot traffic khususnya, di penerbangan internasional," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds