Pengembang Optimistis Bisnis Properti Lebih Baik Dari Tahun Lalu

Ekbis  SELASA, 11 FEBRUARI 2020 , 15:52:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Pengembang Optimistis Bisnis Properti Lebih Baik Dari Tahun Lalu

Properti di Gading Serpong/ARS

RMOLBANTEN. Mewabahnya virus corona mempengaruhi bisnis properti di Indonesia. Meski belum terasa dampak daya jual beli properti hunian dan komersial.

Demikian disampaikan Presiden Direktur Paramount Land Ervan Adi Nugroho saat media gathering, Selasa, (11/2).

"Pastinya berdampak (virus corona). Tapi tidak signifikan dan belum terasa sampai saat ini. Jual beli properti masih normal. Malah ada kenaikan," katanya.

Sebab, sambung Ervan, konsumen properti Paramount Land masih didominasi investor lokal. Pihaknya optimistis di tahun ini. Optimisme tersebut berdasarkan hasil Survei Indikator Makro Ekonomi. PDB tahun 2020 diperkirakan akan tumbuh 5,07% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan prakiraan pertumbuhan tahun 2019 sebesar 5,04%.

"Pada 2020 ini optimis perekonomian Indonesia akan semakin membaik. Peningkatan kinerja perekonomian pada tahun 2020 dipengaruhi juga oleh membaiknya perekonomian dunia dan meningkatnya investasi nasional baik yang bersumber dari PMDN maupun PMA," terangnya.

Ervan menjelaskan, khusus untuk sektor properti, diproyeksikan akan menjadi sektor yang cukup prospektif di sepanjang 2020, dan akan tumbuh optimis. Hal ini didukung oleh membaiknya proyeksi pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan dari pelaku bisnis (pengembang).

"Kami berharap, kehadiran produk komersial ini dapat menjadi peluang investasi yang menjanjikan di masa mendatang. Selain itu, kami juga tengah mempersiapkan produk-produk properti, yang tentunya menarik dan dibutuhkan konsumen dan investor," tandas Ervan. [ars]

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

Plt Ketua JMSI Banten Serahkan Piagam Keterbukaan Publik

The ads will close in 10 Seconds