Demokrat Sarankan KPK Dan Polri Gelar Selametan 'Selapanan' Untuk Harun Masiku

35 Hari Menghilang

Politik  KAMIS, 13 FEBRUARI 2020 , 13:56:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Demokrat Sarankan KPK Dan Polri Gelar Selametan 'Selapanan' Untuk Harun Masiku

Roy Suryo/Net

RMOLBANTEN. Sampai hari ini, Kamis (13/2) keberadaan caleg PDIP, Harun Masiku masih belum diketahui rimbanya atau raib ditelan bumi. KPK belum mendapatkan informasi yang akurat dan memadai terkait Harun ini.

Caleg PDIP ini adalah tersangka dugaan suap upaya pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR PDIP dari Dapil Sumsel I.

Politisi senior Partai Demokrat, Roy Suryo bertanya-tanya sudah lebih sebulan, harun menghilang.

Menpora era Presiden SBY ini pun mempertanyakan keseriusan KPK dan Polri yang tengah mencari keberadaan Harun. Terhitung sudah 35 hari paska ditetapkan sebagai tersangka, Harun masih belum ditemukan.

Sambil menyindir, Roy Suryo meminta Polri dan KPK untuk menggelar "selametan".

"Kembali soal Caleg @PDI_Perjuangan buronan @KPK_RI itu. Ini sudah "Selapan Dino" alias 35 hari, @DivHumas_Polri harus bikin tradisi "selametan" lho," demikian Roy Suryo dalam cuitan akun twitternya, Kamis (13/2).

Di Jawa, tradisi disebut 'selapanan' adalah upacara selamatan untuk bayi yang berusia 35 hari.

Ini adalah tradisi yang menjadi pengingat bahwa sang bayi mengalami perubahan baik fisik maupun batin. [dzk]


Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds