Begini Curhatan Honorer K2 Pemkab Serang

Kabupaten Serang  KAMIS, 13 FEBRUARI 2020 , 20:50:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Begini Curhatan Honorer K2 Pemkab Serang

Honorer Kabupaten Serang/RAG

RMOLBANTEN. Para pegawai honorer kategori dua (K2) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang meminta agar seluruh pegawai honorer K2 dapat masuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Demikian disampaikan salah satu honorer K2 Yati Ruyati Hasanah saat audiensi di Pendopo Bupati Serang pada Kamis, (13/2/).

"Kami meminta dalam perekrutan P3K bisa prioritaskan honorer K2 yang sudah lama mengabdi untuk Pemkab Serang," kata Yati.

Diketahui, awal Desember 2018 Presiden telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen P3K.

"Kami berharap seluruh pegawai honorer K2 masuk dalam P3K agar kesejahteraan Kami meningkat," tegas Yati.

Menanggapi hal  tersebut, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, Pemkab Serang belum menerima informasi kejelasan terkait perekrutan P3K di Kabupaten Serang.

"Infonya saat ini masih dikaji oleh Kemenkumham terkait gajih dan nomenklatur jabatan P3K," ujarnya.

Dia menilai, kebijakan P3K secara penuh menjadi kewenangan pusat sehingga Pemkab Serang hanya menjadi pelaksana tekhnis untuk menjalankan kebijakan yang sudah diatur oleh pusat.

"Seluruh Kepala Daerah pasti menginginkan jika honorer K2 bisa diangkat menjadi PNS atau P3K," ujar Tatu.

Pemkab Serang juga terus berupaya agar insentif guru honorer bisa bertambah  melalui Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kabupaten Serang dengan harapan APBD pada 2021 bisa bertambah untuk menaikan nilai insentif.

"Nanti insentif Kami upayakan  per dua bulan, karena kalo perbulan tidak mungkin ada prosedur yang harus dilakukan," ujarnya.

Diketahui, jumlah honorer K2 di Pemkab Serang saat ini sebanyak 1.221 dengan rincian  Guru SD 660, Guru SMP 122, Non Guru Dindikbud  162, sedangkan OPD Diluar Dindikbud 277.

"Ibu juga suka kepikiran agar honorer juga bisa sejahtera. Sementara ini  baru ini yang bisa ibu bantu," tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugraha Jaya, Pemkab Serang tidak bisa menentukan secara mandiri dalam seleksi P3K yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

"Semua mekanisme sudah di Pusat kita hanya ikuti aturan dan tidak bisa menentukan dari Daerah," singkat Asep. [ars]



Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds