Sudjiwo Tedjo Sebut Gelar Doktor HC Pantas Juga Diberikan ke Muadzin Masjid, Cak Imin: Asemmm

Politik  MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 01:31:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Sudjiwo Tedjo Sebut Gelar Doktor HC Pantas Juga Diberikan ke Muadzin Masjid, Cak Imin: Asemmm

Foto: Repro

RMOLBANTEN. Sindiran keras dilontarkan budayawan nyentrik Sudjiwo Tedjo kepada universitas di Indonesia, yang begitu gampangnya memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada tokoh tertentu, meskipun kiprahnya tidak terlihat.

Kata Sudjiwo, ada orang-orang biasa dikalangan masyarakat, yang lebih pantas mendapatkan gelar tersebut.

Meskipun tidak berharta misalnya, tapi dedikasinya jauh lebih nyata dan terlihat manfaatnya di masyarakat.

"Saya mengusulkan supaya terkesan adil Universitas perlu juga memberi gelar Doktor Honoris Causa kepada pihak-pihak yang tidak berkuasa dan tidak berharta, tetapi berdedikasi tinggi pada suatu bidang kehidupan,” cuitnya melalui akun Twitternya, @sudjiwotedjo, Sabtu, (15/2/2020).

Hal semacam itu, sesekali perlu juga dipertimbangkan pihak kampus. Meskipun, tidak menguntungkan bagi pihak universitas.

"Ndak apa-apa andai ini nda guntungin apa-apa bagi civitas akademika, yang penting ada kesan adil,” tulisnya.

Sudjiwo pun mengusulkan gelar doktor honoris causa diberikan kepada muadzin masjid kecil di Rancakendal, Bandung yang sudah puluhan tahun berdedikasi Adzan Subuh.

"Dari suaranya, kek nya beliau udah sepuh. Doktor HC bidang humaniora,” usulnya.

Walau tidak yakin ada universitas yang bersedia, namun perlu juga menjadi atensi dari pihak akademisi.

"Gimana UGM, ITB, Unair dan lain-lain,” tanyanya.

Komentar sosok yang kerap disapa warganet mbah itupun menuai dukungan.

Bahkan Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, ikut nimbrung mengomentari cuitan tersebut.
"Asemm, Ayo Melok Aku Cuk,” balas Cak sosok yang akrab disapa Cak Imin ini.

Walau sindiran Sudjiwo Tedjo tidak ditujukan kepada pihak manapun, namun saat bersamaan Ketua DPR Puam Maharani mendapat gelar doktor Honoris Causa dari Universitas Diponegoro, Semarang, Jumat (14/2).

Puan mengaku bangga mendapat gelar doktor honoris causa lantaran dia bukan sosok ilmuwan, melainkan politisi yang diwarisi ilmu berpolitik dari keluarga.

"Ini suatu kebanggaan bagi saya, sebab saya bukanlah seorang ilmuwan yang dibekali segudang pengetahuan. Tetapi hanyalah politik yang diberikan oleh keluarga saya,” kata Puan Maharani dalam sambutannya di Universitas Diponegoro, Jumat (14/2).[dzk]





Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds