Penunggak Pajak Kendaraan Tinggi, Petugas Bakal Tagih Ke Rumah

Kabupaten Pandeglang  MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 19:10:00 WIB | LAPORAN: MAULANA

Penunggak Pajak Kendaraan Tinggi, Petugas Bakal Tagih Ke Rumah

Tati Maryati/MUL

RMOLBANTEN. Bagi penunggak pajak kendaraan bersiaplah jika didatangi petugas. Soalnya, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dinas Pelayanan Pajak Daerah Provinsi Banten bakal menagih penunggak pajak hingga ke rumah atau door to door.

Penagihan kepada para penunggak pajak itu merupakan bagian dari program Samsat Bertandang yang diluncurkan oleh DP2D Provinsi Banten.

Demikian disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Badan Pelayanan Pajak Daerah Provinsi Banten, Pandeglang, Tati Maryati, Minggu (16/2).

"Kita datangi kerumah-rumah atau door to door, untuk dilakukan pendataan dan selanjutnya akan ditindak lanjuti dengan penagihan," katanya.

Tati menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpunnya dari tahun 2015 sampai dengan 2020, setidaknya ada 125.493 unit kendaraan. Baik roda empat maupun roda dua yang menunggak pembayaran pajak kendaraan bermotor.

"Dari data-data yang kita miliki, tercatat ada sekitar 125.493 unit kendaraan dengan berbagai jenis kendaraan seperti, sedan, jip, Minibus, microbus, bus, pick ap dan sepeda motor," jelasnya.

Tati sangat menyayangkan, dengan masih tingginya angka penunggak pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Pandeglang, dikarenakan kesadaran masyarakat  membayar pajak masih sangat minim.

Padahal menurutnya, uang pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan kembali digunakan untuk pembangunan di Kabupaten Pandeglang.

"Masyarakat yang kami datangi banyak yang mengaku tidak punya uang. Tapi, menurut saya belum ada kesadaran dari masyarakat untuk membayar pajak," bebernya.

Selain melakukan penagihan ke rumah penunggak pajak, untuk mengurangi jumlah penunggak, pihaknya juga akan menggencarkan razia diberbagai daerah di Kabupaten Pandeglang yang bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan Jajaran Kepolisian.

"Dengan diadakannya razia di daerah-daerah, dapat mengurangi jumlah penunggak wajib pajak, secara otomatis dari yang tadinya nunggak dengan adanya razia. Setidaknya mereka akan merasa takut dan membayar tunggakannya," tutupnya. [ars]

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

Plt Ketua JMSI Banten Serahkan Piagam Keterbukaan Publik

The ads will close in 10 Seconds