Hasil SIKKAP, Kinerja ASN Pemprov Banten Rendah

Pemprov Banten  KAMIS, 20 FEBRUARI 2020 , 00:15:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Hasil SIKKAP, Kinerja ASN Pemprov Banten Rendah

ASN Pemprov Banten/Dok

RMOLBANTEN. Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Banten masih rendah. Hal itu terlihat dari Sistem Intensif Kinerja dan Kehadiran Aparatur (SIKKAP).

Dalam SIKKAP tidak ada satupun organisasi perangkat daerah (OPD) yang mencapai 100 persen.
   
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, Komarudin, mengungkapkan, dari 40 lebih OPD Pemprov Banten, SIKKAP yang menjelaskan kinerja aparatur tidak ada  sesuai dengan perencaaan awal.
 
"Hanya ada beberapa saja yang diatas 90 persen, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) 99 persen,  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) 96 persen, Satpol PP 92 persen," terang Komarudin, Rabu (19/2).
 
Bahkan katanya, ada sejumlah OPD yang SIKKAP nya dibawah 90 persen yakni, Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan (ARTP) 70 persen, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) 72 Persen serta Biro Bina Infrastruktur dan Sumber Daya Alam  hanya 80 persen.
 
"Yah tiga OPD itu diantaranya paling terendah. Kinerja itu  tolak ukuranya dapat dilihat dari kinerja harian dan prilaku yang terekam dalam laporan masing-masing ASN. Dan ini juga yang akan mempengaruhi besaran tunjangan kinerja (Tukin) pegawai," ungkapnya.
 
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 70 orang ASN protes ke BKD. Mereka melakukan aksi tersebut lantaran uang Tukin pada bulan Januari lalu yang diterimanya pada bulan Februari ini dipotong jutaan rupiah, bahkan ada yang mencapai Rp 6 juta.
  
Sekda Banten, Al Muktabar ditemui usai menghadiri rapat paripurna penetapan Perda tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD Banten akan melakukan peninjauan terhadap kinerja ASN.
 
"Kita akan evaluasi. Sebenarnya apa yang terjadi, apakah aplikasi (SIKKAP) nya yang memang harus ada perbaikan atau penyempurnaan, atau memang pegawainya yang belum mengerti," ujar Al Muktabar.
 
Sementara itu, Kepala Biro ARTP Banten, Beni Ismail mengaku, perlu dilakukan penyesuaian dijajaran apartur di biro yang dipimpinanya.
 
"Hanya masalah penyesuaian cara pengukuran kinerja saja,  yang sekarang menggunakan aplikasi SIKKAP, sosialisasi sudah kita lakukan, InsyAllah untuk bulan depan Biro ARTP bisa maksimal," ungkap Beni.
 
Kepala Biro Bina Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Banten, Nana Suryana mengaku belum mengetahui biro yang dipimpinanya mendapatkan predikat rendah dalam bekarja.
 
"Saya cek dulu. Saya masih dalam perjalanan Jakarta," kata Nana singkat. [dzk]


Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds