Baru Sadar, Utang Jorjoran Pengaruhi Daya Beli Dan Bisnis

Ekbis  SABTU, 22 FEBRUARI 2020 , 19:07:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Baru Sadar, Utang Jorjoran Pengaruhi Daya Beli Dan Bisnis

DR Rizal Ramli/Ist

RMOLBANTEN. Utang negara per Januari 2020 kembali membengkak. Tak tanggung-tanggung nilainya mencapai Rp 4.817,55 triliun, atau setara dengan 30,12 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Banyak yang berkata,' terserah deh pemerintah dan BUMN mau ngutang jorjoran. Toh ndak ada hubungan dengan saya'. Pernyataan itu benar selama utang itu dalam batas wajar," terang  ekonom senior Dr. Rizal Ramli, Sabtu (22/2).

Menteri Koordinator Bidang Ekonomi era Presiden Gus Dur ini menyatakan kebijakan utang pemerintah tidak wajar. Akibatnya berdampak kepada stabilitas perekonoimian masyarakat dan industri.

"Kalau berlebihan seperti saat ini, ada 'crowding-out effect'," tegas pria yang biasa disapa RR ini.

RR memberikan contoh riil dari kebijakan utang pemerintah yang berlebihan. Di mana, pertumbuhan kredit di Indonesia pada akhir tahun 2019 seret, karena hanya mencapai 6,08 persen. Jika dibandingkan tahun 2018 angkanya jauh ketinggalan, yakni 11,7 persen secara tahunan.

"Kalau ekonomi normal kredit tumbuh 15-18 persen per tahun," ujar Rizal Ramli.

Lebih lanjut, setiap kali pemerintah menjual Surat Utang Negara (SUN), ada 30 persen dana pihak ketiga di lembaga keuangan yang akan tersedot keluar.

"Karena bunganya (yang harus dibayarkan pemerintah) 2 persen lebih mahal dari deposito. Dan itu dijamin 100 persen," ungkap RR.

RR menegaskan, kondisi perekonomian RI masih terus stagnan, atau bahkan cendrung menurun ke depannya.

Itulah kata Rizal, mengapa uang susah, daya beli anjlok, bisnis susah.

"Baru mulai sadar deh, ternyata utang jorjoran pemerintah ada penguruhnya terhadap daya beli dan bisnis," katanya.

"Ini gara-gara kelola ekonomi makro amatiran,"sambung Rizal Ramli seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOLID. [dzk] 

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Rapid Test BIN Di Tangsel

Rapid Test BIN Di Tangsel

KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:06:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds