Salam Pancasila Bukti Elite Sedang Gamang

Politik  SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 02:22:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Salam Pancasila Bukti Elite Sedang Gamang

Fahri Hamzah dan Anis Matta/Net

RMOLBANTEN. Salam Pancasila sebagai pengganti ucapan assalamualaikum dinilai sebagai wujud kegamangan elite-elite Indonesia dalam memahami naskah-naskah dan pilar-pilar kebangsaan yang sudah final.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah kepada Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (23/2).

"Disayangkan sekali, ada pejabat-pejabat kurang memahami bahwa naskah-naskah tersebut sudah final,” terangnya.

Walau sudah diklarifikasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Kepala BPIP Yudian Wahyudi, polemik tersebut tak bisa dielakkan.

Kegamangan pasca reformasi ini, ada pejabat yang tidak mampu meletakkan posisi atau porsi prosesi keagaamaan dan porsi prosesi kenegaraan yang sudah final.

Fahri menjelaskan, porsi prosesi keagamaan itu ada di ruang pribadi, sedangkan porsi prosesi kebangsaan ada di ruang publik.

"Itu jangan ditukar-tukar, bacaan shalat karena menganut Turkisme pakai Bahasa Turki, azan diganti pula Bahasa Indonesia. Nanti orang khitan dan tidur, doanya Pancasila,” tegasnya.

Kata Fahri, Pancasila merupakan ideologi sebagai asas negara yang sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi.

Namun, masih saja ada pihak-pihak yang seolah terus memprovokasi bahwa Pancasila belum final.

"Ini yang saya khawatir, ada yang rawan ini. Ada yang memprovokasi seolah-olah ini (Pancasila) belum final,” demikian Fahri. [dzk] 

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds