Yasonna Laoly Ditantang Fraksi Demokrat Bikin Panja Pencarian Harun Masiku

Politik  SELASA, 25 FEBRUARI 2020 , 02:05:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Yasonna Laoly Ditantang Fraksi Demokrat Bikin Panja Pencarian Harun Masiku

Yasonna Laoly/Net

RMOLBANTEN. Fraksi Partai Demokrat mengusulkan membentuk panitia kerja (Panja) khusus mengusut tuntas kasus Harun Masiku, eks caleg PDI Perjuangan yang saat ini masih menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Benny K. Harman saat menggelar rapat bersama Menkumham Yasonna H. Laoly di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2).

"Jadi, saya usulkan resmi Pak Ketua (Komisi III), kita bikin panja utuk mengetahui apakah Masiku masih ada di sini (Indonesia) atau masih di sana (luar negeri)," kata Benny K. Harman.

Benny mengaku heran dengan pernyataan Yasonna H. Laoly yang dinilainya telah membohongi publik lantaran sempat "ngotot" soal keberadaan Harun Masiku berada di luar negeri per 6 Januari lalu.

Walaupun pada akhirnya diralat oleh Kemenkumham lantaran disebut ada gangguan pada sistem SIMKIM (Sistem Informasi Menejemen Keimigrasian) yang diiringi pencopotan Dirjen Imigrasi Ronny Sompie.

"Saya yakin Pak Menkum HAM tahu juga. Supaya semua tidak ada spekulasi lagi, kita tidak spekulasi lagi mengenai keberadaan Harun Masiku. Kasihan dia (Harun Masiku), kasihan," katanya.

Misteri keberadaan Harun Masiku menyisakan spekulasi yang liar.

"Akibat situasi ini ada tiga spekulasi di tengah publik; sudah ditembak mati, sangat mungkin," katanya.

"Kedua saya bilang dia disembunyikan. Oleh siapa? Mari kita bahas lewat panja. Supaya supaya tidak ada dusta di antara kita," pungkasnya. [dzk] 

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

Plt Ketua JMSI Banten Serahkan Piagam Keterbukaan Publik

The ads will close in 10 Seconds