Naif dan HIVI! Pecahkan Suasana Closing Ceremony GIS 2 Festival

Kota Tangerang Selatan  MINGGU, 01 MARET 2020 , 00:32:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Naif dan HIVI! Pecahkan Suasana Closing Ceremony GIS 2 Festival

GIS Festival/LAN

RMOLBANTEN. Siapa yang tak kenal dengan grup band Naif dan HIVI!, mayoritas kaula muda masih setia mendengar lagu-lagu yang menyentuh hari dari Naif dan HIVI!.

Keduanya sukses memecahkan suasana closing Global Islamic School (GIS) 2 Festival yang keempat dengan tema 'Andromeda' atau rasi bintang di Lapangan SMA GIS 2 Serpong, Tangsel pada Sabtu (29/2).

Naif dengan lagu andalan Benci Untuk Mencinta dan HIVI! dengan lagu Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi menambah suasana closing semakin pecah.

Direktur GIS 2 Serpong, Lia Armaliani mengatakan, dengan GIS 2 Festival ini para murid dapat menambah pengalaman berorganisasi dan juga menjadikan pembelajaran di luar kelas bagi para siswa.

"Jadi GIS 2 Fest ini sesuai dengan visi sekolah kami, yakni mengoptimalkan bakat dari peserta didik melalui salah satu ajang yang menampilkan kreatifitas dan prestasi. Karena para siswa pun diciptakan dari potensi yang berbeda-beda," ujar Lia.

GIS 2 Festival memang ajang perlombaan yang rutin diadakan untuk menambah potensi bakat yang dimili anak. Ada sembilan lomba yang diadakan yakni short movie, futsal, basket, archery, MHQ, pramuka, English Speech, ratoeh jaroe dan solo vokal.

Lanjut Lia, kesuksesan penyelenggaraan GIS 2 Festival tak lepas juga dari dukungan orang tua yang tergabun dalam BKOM.

"Acaranya kan bersamaan dengan SMP, jadi ya tantangan sendiri bagi para unit, bagaimana agar kita tetap kompak dalam berkomunikasi dan berkoordinasi," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA GIS 2 Serpong, Unggul Prakoso menjelaskan, dalam pelaksaan GIS 2 Festival dirinya sepenuhnya menyerahkan kepada siswanya dalam menentukan tema dan yang lainnya.

"Kami, para guru tidak mengintervensi pelaksanaan GIS 2 Fest ini, melainkan dengan didampingi guru, para siswa yang melaksanakan dan mereka ternyata lebih hebat," ungkap Unggul.

Dengan gelaran rutin tahunan ini, pihaknya mengaku telah melaksanakan arahan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), tentang kemerdekaan belajar dan tidak melulu dalam bidang akademik, seperti multiple intelligence atau kecerdasan majemuk yang dimiliki para siswa.

"Jadi, siswa bisa mengembangkan potensi apa yang mereka bisa dan menekankan nilai islami tentunya. Jika ada adzan, acara harus berenti dan melaksanakan sholat," tuturnya.

Sedangkan, salah seorang penonton Laudia sangat menikmati acara closing ceremony GIS 2 Festival.

"Acaranya keren, seru, pecah abis sih tadi pas HIVI! sama Naif manggung. Pokoknya keren, enggak sia-sia dateng. Acaranya gokil, keren," ucap Laudia. [dzk]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds