Adhie Massardi: Jenderal, Keselamatan 265 Juta Ada Dipundak Bapak, Jangan Takut Dicopot Bila Itu Demi Rakyat

Presiden Jokowi Tidak Inginkan LocDown

Politik  MINGGU, 22 MARET 2020 , 16:48:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Adhie Massardi: Jenderal, Keselamatan 265 Juta Ada Dipundak Bapak, Jangan Takut Dicopot Bila Itu Demi Rakyat

Adhie Massardi/Net

RMOLBANTEN. Dorongan masyarakat kepada pemerintah untuk melakukan penanganan yang lebih tegas yaitu lockdown atau penguncian wilayah rupanya tidak didengar pemerintah.

Karena Presiden Joko Widodo secara tegas tidak menginginkan LockDown.

Hal itu seperti disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo yang mengaku sudah mendapat instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo perihal dorongan tersebut.

"Saya tegaskan, pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi telah memberikan instruksi kepada Kepala Gugus Tugas, bahwa tidak akan ada lockdown," katanya dalam sebuah video yang diunggah dalam Twitter @BNPB_Indonesia, Sabtu (21/3).

Menanggapi itu Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi menyetil Kepala BNPB Letnan Jenderl Doni Monardo. Mantan Jurubicara Gus Dur ini saat ini keselamatan rakyat Indonesia berada di pundaknya.

"Jenderal, keselamatan 265 juta rakyat Indonesia sudah diserahkan kepada Bapak selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19," katanya dalam akun Twitter pribadinya @AdhieMassardi, Mimggu (22/3).

"Lakukan apa yang menurut kajian Bapak & Tim hrs lakukan. Abaikan intervensi yang bisa celakakan rakyat. Jangan takut dicopot jabatan bila itu demi rakyat," sambungnya.

Dalam cuitan selanjutnya, Adhie Massardi menegaskan, tanggungjawab Jenderal Doni dilindungi hukum.

"Sebab dalam dokumen ketatanegaraan Bapak Presiden sudah ngangkat Jenderal Doni Munardo sebagai Kepala BNPB merangkap pimpinan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (virus Cina) Covid-19," katanya.
 
"Demikian sejarah ketatanegaraan mencatat," tutup Adhie.

Diketahui, sampai hari ini (Minggu, 22/3), jumlah pasien yang dinyatakan positif virus corona atau Covid-19 terus bertambah. Total jumlah pasien positif corona kini mencapai 514 orang.

Hal itu disampaikan Jurubicara penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta.

"514 dinyatakan positif, meninggal dunia 48. Sedangkan untuk pasien yang dinyatakan sembuh berjumlah 29 pasien,"kata Achmad Yurianto. [dzk]  


Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds