Fadli Zon Tanggapi Pernyataan Jubir: Cara Kelola Negara Amatiran Dalam Hadapi Covid-19

Politik  SENIN, 23 MARET 2020 , 02:24:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Fadli Zon Tanggapi Pernyataan Jubir: Cara Kelola Negara Amatiran Dalam Hadapi Covid-19

Foto: Repro

RMOLBANTEN. Indonesia butuh protokol mitigasi dalam penanganan wabah virus corona. Saat ini data kasus virus corona terus bertambah di Indonesia.

Pemerintah dinilai lamban dalam menangani wabah yang telah mencatatkan angka kematian sebanyak 48 orang.

Demikian disampaikan mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fadli Zon dalam postingan di akun Twitternya, Minggu (22/3).

"Masyarakat jadi sulit karena kerja gak becus. Tak siapkan APD, masker, alat tes, pada waktunya,” cuit Fadli Zon pada

Pernyataan Waketum Partai Gerindra ini menjawab cuitan Juru Bicara Istana, Fadjroel Rachman, yang mengatakan ada banyak pecundang politik yang mencari keuntungan di saat wabah virus corona.

Korban yang berjatuhan sudah banyak, kata Fadli Zon, karena cara pengelolaan negara yang amatiran.

Fadli Zon menyebut ‘sibuk denial dan jumawa’. Zon menyampaikan ia sebagai anggota DPR telah mengingatkan sejak Januari lalu soal protocol mitigasi.

"Sibuk denial dan jumawa bahwa RI bebas corona.Lihat sudah berapa  banyak korban? Cara kelola negara amatiran dalam hadapi #COVID19 . Saya sebagai anggota  @DPR_RI sudah bicara perlu protokol mitigasi sejak Januari 2020,” tilis Fadli Zon.

Sebelumnya Fadjroel Rachman menulis cuitannya pada akun Twitternya @Fadjroel_

"Para pecundang politik mencoba mengail keuntungan di tengah kesulitan masyarakat melawan Covid-19. Kita catat perilaku mereka, selain melawan Covid-19, kita bersama melawan para pecundang politik. Insya Allah kita menjadi pemenang! Ber-sama-sama dalam #GotongRoyongKemanusiaan, FR. [dzk]


Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds