Wabah Corona, Omset Rumah Makan Di Tangsel Turun Drastis

Ekbis  SENIN, 23 MARET 2020 , 19:59:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Wabah Corona, Omset Rumah Makan Di Tangsel Turun Drastis

Disemprot disinfektan/LAN

RMOLBANTEN. Meluasnya pandemi virus Covid-19 berdampak langsung pada usaha bidang kuliner yakni restoran yang omset pendapatannya menurun secara drastis.

Di Tangsel sendiri sejumlah restoran merugi akibat pandemi virus Covid-19, salah satunya restoran Bandar Djakarta di Alam Sutera, Serpong Utara, Tangsel.

Menurut Business Development Manager Corporate Bandar Djakarta Group, Shandra S Januar, mengatakan adanya pandemi Covid-19 membuat pihaknya mengalami penurunan jumlah tamu hampir 90 persen.

"Untuk penurunan jumlah tamu yang datang sampai 90 persen, tapi apapun yang terjadi kita antisipasi dan mencoba serta memaksimalkan supaya bisa support, seperti menjaga jarak dan kebersihan karyawan. Juga kami berikan himbauan untuk customer," terang Shandra dilokasi setelah dilakukan penyemprotan disinfektan, Senin (23/3).

Untuk menyiasati adanya penurunan jumlah pengunjung hingga 90 persen, karena adanya edaran sosial distancing. Bandar Djakarta melakukan jemput bola yakni delivery service.

"Kita juga mencoba support lanjutan pemerintah untuk tetap di rumah dengan menjemput bola membuat delivery service. Jadi ada makanan yang kita kembangkan dan langsung yaitu frozen food seafood yang sudah kita olah dan masukan dalam blast freezer sehingga akan membeku cepat. Sehingga konsumen yang akan makan di rumah akan lebih mudah hanya dengan memanaskannya saja," tuturnya.

Sementara itu Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menjelaskan, restoran Bandar Djakarta merupakan penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) paling tinggi.

"Bandar Djakarta ini menyumbang pajak yang signifikan. Kami ingin mensterilkan kawasan kuliner di Tangsel dengan cara penyemprotan disinfektan," ucap Benyamin.

Sedangkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tangsel, Gusri Effendi menjelaskan, penurunan akibat Covid-19 penururan omset restoran hingga 30 persen.

"Jadi katakan dia bisa mendapat 100 persen, sekarang hanya mendapat 20 persen, bahkan ada yang sampai 0. Apalagi PAD terbesar di Tangsel itu ya dari hotel dan restoran," ungkap Gusri. [ars]

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds