Lockdown Dulu, Baru Jokowi Bisa Simpulkan Rakyat Indonesia Disiplin Atau Tidak

Politik  RABU, 25 MARET 2020 , 10:45:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

<i>Lockdown</i> Dulu, Baru Jokowi Bisa Simpulkan Rakyat Indonesia Disiplin Atau Tidak

Presiden Joko Widodo/Repro

RMOLBANTEN. Masyarakat banyak yang tak mengindahkan imbauan pemerintah untuk tetap di rumah, masyarakt tetap beraktivitas di luar rumah.

Penyebab utamanya, kebijakan social distancing atau pyshical distancing yang dikeluarkan pemerintah terkesan bersifat sukarela. Tak heran jika banyak masyarakat yang tak mengindahkan imbauan dengan tetap beraktivitas di luar rumah.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, Rabu (25/3).

"Imbauan yang dikeluarkan negara bersifat sukarela, untuk itu tidak semua warga negara patuh karena mereka memiliki kebutuhan hidup yang lebih dipilih dibanding mengikuti imbauan," terang Dedi.
 
Jika kebijakan tegas, lockdown yang diambil oleh Presiden Jokowi, maka rakyat tidak akan punya pilihan lain.

"Tetapi jika lockdown adalah keputusan politik, maka tidak ada pilihan lain kecuali berdiam diri di rumah," kata Dedi.

Kata Dedi, setelah memutuskan lockdown, Presiden Jokowi baru bisa menyimpulkan tingkat kedisiplinan rakyatnya.

Tidak men-judge bahwa tingkat kedisiplinan rakyat Indonesia berbeda dengan negara lain sehingga menjadi alasan tidak melakukan Lockdown.

Tambah Dedi, rakyat Indonesia bukan tidak disiplin mengikuti imbauan pemerintah untuk melakukan pyshical distancing. Tetapi karena Presiden Jokowi tidak tegas dalam mengambil keputusan.

"Warga negara yang tidak serempak dalam mengikuti imbauan, bukan karena tidak dispilin. Tetapi karena memiliki pilihan. Dengan menetapkan keadaan darurat selama apa pun, jika tidak serentak dilakukan secara nasional, maka sia-sia," demikian Dedi dilansir dari Kantor Berita politik RMOLID. [dzk] 


Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds