Dampak Covid-19 Pada Pembangunan Di Pandeglang, Mangkrak Atau Jalan?

Kabupaten Pandeglang  RABU, 25 MARET 2020 , 16:51:00 WIB | LAPORAN: MAULANA

Dampak Covid-19 Pada Pembangunan Di Pandeglang, Mangkrak Atau Jalan?

Progres pembangunan di Pandeglang/MUL

RMOLBANTEN. Mewabahnya corona virus disease (Covid-19) di Indonesia, berdampak pada proses pembangunan fisik maupun non fisik di Kabupaten Pandeglang.

Dampak akibat virus corona itu diantaranya terjadi kenaikan harga bahan bangunan di pasaran.

Asisten Daerah Bidang Pembangunan Kabupaten Pandeglang, Indah Dinarsiani mengungkapkan, penyebaran corona di Indonesia berdampak terhadap harga di pasaran, khususnya pada bahan bangunan.

Akibatnya, mengharuskan adanya penyesuaian dengan kenaikan harga bahan bangunan di Kabupaten Pandeglang.

"Tadi ada informasi, katanya ada perubahan harga di pasar,  kalau itu terjadi  kita akan menyesuaikan mungkin akan mengurangi kuantitas tanpa mengurangi kualitas," terang Indah, Rabu (25/3).

Indah memastikan, adanya kasus luar biasa yang diakibatkan oleh virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan Cina ini, tidak membuat sejumlah rencana pembangunan di Kabupaten Pandeglang ditunda.  Namun tetap menyesuaikan dengan kondisi terkini.

"Pembangunan tidak mungkin kita tunda, tetap jalan tapi disesuaikan dengan kondisi," ungkapnya.

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup ini juga menjelaskan, bahwa proses lelang pengadaan barang maupun jasa yang dilakukan melalui Lelang Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sudah berjalan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

"Pengaruh ada, tapi terhadap Jadwal yang sudah kita susun ini masih on progres lelang juga tetap jalan, saat ini yang sudah dilelang itu ada 16, tambah sebelumnya 16 berarti sudah 64 yang sudah lelang. yah mungkin beberapa hari ini sudah ada pemasukan penawaran,"ungkapnya.

Pihaknya kata Indah akan menyesuaikan dengan adanya surat edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementrian Dalam Negeri (Kememndagri) terhadap beberapa kegiatan yang dari DAK yang bisa digeser untuk kepentingan penanganan dan pencegahan Covid19.

"Kalau ada kegiatan yang belum dilelang kalau udah dilelangkan tidak mungkin kita geser dan termasuk Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Banten. Pak gubernur sudah memberikan sinyal bahwa ini bisa di geser untuk upaya pencegahan dan penanggulangan corona. Jadi,semua anggaran sudah kita keroyok aja kecuali yang sudah lelang mah susah," ujarnya.

Sementara Itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, Perry Hasanudin menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Pandeglang harus tetap berjalan ditengah mewabahnya corona virus.

Namun ia, meminta pihak ketiga maupun jajarannya tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan penularan virus corona.

"Selama itu dengan pengamanan standar mah atuh tidak masalah yah harus tetap jalan karena itu nyangkut kepada roda ekonomi juga," pungkasnya. [dzk]



Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds