Kebijakan Kredit Tanpa Komunikasi, Jokowi Mulai Tidak Didengar Bawahannya

Politik  MINGGU, 29 MARET 2020 , 09:37:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Kebijakan Kredit Tanpa Komunikasi, Jokowi Mulai Tidak Didengar Bawahannya

Foto: Repro Twitter @jokowi

RMOLBANTEN. Presiden Joko Widodo dianggap tergesa-gesa mengeluarkan kebijakan keringanan kredit bagi ojek online, efeknya langkah Presiden banyak tidak didengarkan oleh bawahannya.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Center for Social, Political, Economic and Law Studies (Cespels), Ubedilah Badrun, Minggu (29/3).

Kata Ubedillah, melihat banyaknya protes dari ojek online maupun masyarakat lainnya yang masih dikejar oleh rentenir kredit kendaraan, meskipun telah memperlihatkan statemen Presiden Jokowi.

"Itu terlihat tergesa-gesa, panik dengan keadaan. Tanpa komunikasi dengan OJK dan dunia perbankan. Seharusnya seorang pemimpin dalam situasi panik mampu mengontrol dirinya untuk tidak membuat kebijakan yang bersifat reaktif," ujarnya.

Ubaedilah menilai kebijakan yang tidak sesuai dengan kenyataan tersebut juga semakin memperlihatkan buruknya jiwa leadership dan manajemen administrasi pemerintahan Jokowi-Maruf.

"Harusnya begitu kebijakan sudah diluncurkan, bawahannya seperti Menkeu dan institusi keuangan lainya seperti OJK, BI, dan pimpinan perbankan segera merespon. Ternyata itu tidak terjadi,” tuturnya.

"Ini juga artinya Jokowi mulai tidak didengar," demikian analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubdeilah Badrun dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID. [dzk] 

Komentar Pembaca
Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

KAMIS, 09 APRIL 2020 , 00:15:00

Rush Money Bank Banten

Rush Money Bank Banten

KAMIS, 23 APRIL 2020 , 17:28:00

Check Poin Kota Tangerang

Check Poin Kota Tangerang

SABTU, 18 APRIL 2020 , 02:03:00

The ads will close in 10 Seconds