PKB: Fokus Tangani Virus Corona, Pilkada Hingga Pemindahan Ibukota Harus Ditunda

Politik  SENIN, 30 MARET 2020 , 04:29:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

PKB: Fokus Tangani Virus Corona, Pilkada Hingga Pemindahan Ibukota Harus Ditunda

Foto: Repro

RMOLBANTEN. Pemerintah diminta menunda beberapa agenda nasional, termasuk gelaran Pilkada Serentak 2020, selain itu pemindahan ibukota juga ditunda dulu dan fokus menangani virus corona.

Penanganan wabah virus corona atau Covid-19 yang semakin meluas harus ditangani dengan fokus agar hasilnya bisa maksimal.

Demikian disampaikan anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nashim Khan, Minggu (29/3)

"Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, pekan olahraga nasional (PON), rencana pemindahan ibukota, dan agenda lainnya sebaiknya ditunda dulu untuk sementara. Kita fokus menangani wabah virus corona," terang Nasim Khan.

Menurut Nasim, teknis penundaannya, bisa dibahas pemerintah bersama dengan DPR RI dan lembaga terkait.

Saat ini, kata Nashim, yang paling utama adalah penanganan virus corona, bukan sekadar sisi kesehatan, melainkan juga sektor ekonomi, keamanan, pangan, politik, dan lain-lainnya.

Sektor ekonomi, hal ini harus benar-benar dipikirkan agar tidak berujung pada krisis ekonomi.

Terutama dalam mempersiapkan ketersediaan pangan agar tidak ada gejolak terkait pemenuhan kebutuhan pokok di masyarakat.

"Maka harus ada perencanaan matang terkait pemenuhan bahan pangan, pasar perdagangan, industri, koperasi semua harus maksimal. Apalagi sebentar lagi masuk bulan ramadhan kemudian lebaran. Harus disiapkan dari sekarang," jelasnya.

Anggota Komisi VI DPR ini juga akan melakukan kroscek kesiapan BUMN dalam menunjang program-program pemerintah, khususnya terkait pengadaan dan penyiapan kebutuhan untuk menangani bencana Covid-19.

Sisi kesehatan, Nashim mengingatkan semua rumah sakit, terutama yang sudah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan harus mau menerima pasien ataupun yang diduga terjangkit Covid-19.

"Rumah sakit wajib menerima pasien, jangan sampai ditolak seperti yang terjadi sekarang. Karena RS dan tenaga medis, apa pun kondisinya lebih mengerti dan bisa mengatasi masalah medis meski banyak risiko," terang Wakil Bendahara Umum DPP PKB dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID. [dzk] 

Komentar Pembaca
Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

KAMIS, 09 APRIL 2020 , 00:15:00

Rush Money Bank Banten

Rush Money Bank Banten

KAMIS, 23 APRIL 2020 , 17:28:00

Check Poin Kota Tangerang

Check Poin Kota Tangerang

SABTU, 18 APRIL 2020 , 02:03:00

The ads will close in 10 Seconds