Tangani Covid 19, Gubernur Banten Diminta Tidak Alergi Kritikan

Pemprov Banten  KAMIS, 02 APRIL 2020 , 20:33:00 WIB

Tangani Covid 19, Gubernur Banten Diminta Tidak Alergi Kritikan

Ketua DPRD Banten, Andra Soni/Net

RMOLBANTEN. Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) diminta untuk fleksibel dan tidak alergi menerima masukan atau kritikan dalam penanganan virus corona atau Covid-19.

Saran atau kritkan seharusnya dapat menjadi masukan berharga bagi Pemprov Banten.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Banten, Andra Soni ,Kamis (2/4).

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, kritikan dan masukan yang diberikan kepada Pemprov Banten mempunyai tujuan yang sama yaitu agar masyarakat Banten bisa terbebas dan selamat dari virus covid-19.

Karena itu, pihaknya berharap eksekutif untuk tidak anti kritik.

"Saya sampaikan jangan khawatir dengan kritik DPRD atau masyarakat karena niat dan tujuan kita sama. Kita juga apresiasi semua yang sudah baik dan kita dukung agar yang belum maksimal untuk lebih baik,” katanya.

Andra menegaskan, DPRD Banten tetap akan mengawasi semua program pemprov yang berkaitan dengan penanganan Covid-19. Bahkan dirinya juga sudah menginstruksikan agar seluruh komisi di DPRD Banten bisa melaksanakan fungsi pengawasannya, meski tidak harus dilakukan secara beramai-ramai.

"Kita ingin memastikan penanganan Covid-19 di Provinsi Banten agar benar-benar tepat sasaran sesuai perencanaan sebelumnya. Tapi kita juga tetap menjaga protokoler kesehatan seperti menjaga jarak, mengenakan pelindung masker pada saat akan menggelar sidak, rapat pembahasan penanganan Covid-19, atau pengawasan lainnya yang harus dilakukan langsung dilapangan,” jelasnya.

Sementara di sisi lain, lanjut Andra, pihaknya juga berharap kepada Pemprov Banten untuk mulai memikirkan langkah antisipasi yang harus dilakukan seandainya pemerintah pusat atau pemerintah DKI memberlakukan keputusan karantina wilayah.

Termasuk kepada Dinas kesehatan (Dinkes) Banten, lanjut Andra, agar bisa selalu update setiap perubahan yang terjadi dilapangan, mulai dari jumlah dan penangan kepada pasien Covid-19 dengan begitu semua pihak bisa mengetahui apa saja yang sudah dilakukan pemerintah.

"Saya minta beliau (Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti) lebih sering update. Dan jangan pernah telat walau sehari saja tidak menyampaikan update. Hal itu agar niatan baik dari Pemprov Banten untuk menjadikan Rumah Sakit Umum (RSU) Banten sebagai pusat rujukan juga ditunjang dengan perhatian pada tenaga kesehatan dan penunjang kesehatan terus soal data dan sebagainya,” katanya.

Sementara, Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) meminta baik Pemprov dan DPRD Banten serta stakeholder laiinya untuk bahu-membahu dalam menanggulangi wabah corona di Banten.

WH menyebut, salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemprov Banten adalah menjadikan RSU Banten sebagai rumah sakit pusat rujukan Covid-19.

"Hadirnya RSU Banten yang dibiayai oleh anggaran Pemprov Banten harus memberikan manfaat bagi rakyat Banten. Hal itu sesuai dengan keingainan dan itikad saya sendiri. Kita sepakat di sini bahwa diperlukan rumah sakit rujukan bagi masyarakat Banten mengingat rumah sakit di Jakarta sudah tidak bisa manampung lagi,” kata WH.

Ia mengaku, pemprov juga telah mengeluarkan kebijkan terkait langkah-langkah penanganan Covid-19 di Banten untuk kabupaten/kota.

"Berbagai kebijakan yang berkaitan dengan langkah-langkah gubernur terhadap kabupaten/kota akan kita lakukan dan tetap mendorong. Tidak hanya menjadi tanggung jawab provinsi, tapi juga sejatinya tanggung jawab kabupaten/kota,” ujarnya.

Terkait makin berkembangnya kasus Covid -19 di Banten,  lanjut WH,  hal itu karena Banten berdekatan dan dengan Jakarta. Meningkatnya orang dengan pengawasan (ODP)  dan pasien dengan pengawasan (PDP) tidak terlepas dari mulai berdatangannya warga dari Jakarta yang kembali pulang kampung.

"Karenanya kita belum bisa lockdown. Mungkin kita akan melakukan pendekatan karantina wilayah. Kita dorong RT/RW, kelurahan, hingga kecamatan dan perumahan melakukan karantina wilayah,” demikian WH. [dzk]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds