KRMT Roy Suryo: Dikelilingi Kurawa, Kita Jaga Marwah Istana Jangan Sampai Jadi Dufan

Politik  SABTU, 04 APRIL 2020 , 10:14:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

KRMT Roy Suryo: Dikelilingi Kurawa, Kita Jaga Marwah Istana Jangan Sampai Jadi Dufan

Foto: Repro

RMOLBANTEN. Pejabat pembantu Presiden Joko Widodo di Istana justru tidak membantu kepala negara menyampaikan pesan ke publik secara efektif.

Pembantu Jokowi yang banyak itu menyampaikan informasi terkait penanganan virus corona baru atau Covid-19 justru saling bertabrakan dan membuat bingung masyarakat. Untuk Covid-19 ini pemerintahan Jokowi diminta satu pintu.

Sorotan tajam pun disampaikan pemerhati public health, KRMT Roy Suryo dalam cuitan di akun Twitter pribadinya.

Adanya saling klarifikasi antar pejabat pembantu Presiden Jokowi di Istana dipertanyakannya.

Roy mencontohkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang meluruskan pernyataan Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman soal imbauan mudik di tengah wabah corona.

"Tweeps, Benar khan Satu-persatu Saran saya tempo hari? Setelah TKA (Ilegal) China mulai dipulangkan (meski blm semua), Hari ini @KemensetnegRI mengklarifikasi Ucapan JuBir @fadjroeL," tulis Roy di akun @KRMTRoySuryo2, Jumat, (3/4).

Pakar telematika yang dikenal jeli membaca detail ini diibaratkan dikelilingi Kurawa yang mempengaruhi pelaksanaan dalam kebijakannya.

"Memang Pak @jokowi ini dikelilingi "Kurawa" (dlm Arti di Pewayangan), shg kebijakan2nya AMBYAR," tulis Roy.

Mantan petinggi Partai Demokrat ini menceritakan dalam budaya pewayangan merujuk adanya kelompok antagonis yaitu Kurawa.

Tokoh Kurawa dalam cerita adalah musuh bebuyutan dari Pandawa.

Roy mengkritisi banyaknya jumlah pembantu justru malah jadi merepotkan Jokowi.

Selain Jubir, ada 38 menteri dan 12 wakil menteri. Lalu, ada lagi 14 staf khusus yang 7 di antaranya kalangan milenial.

Belum lagi deretan anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

"Kurawa jumlahnya 100, ini saya analogikan dengan jumlah pembantu-pembantu Presiden yang sangat banyak tapi karena saking banyaknya jadi unfaedah," ujar Roy.

Di cuitan selanjutnya, Roy menyebut kasihan terhaadap Presiden Jokowi dalam mengurus rakyatnya karena saling bantah antar staf sendiri.

"Ini lanjutan Twit saya soal KURAWA sebelumnya, Kasihan Presiden @jokowi akan semakin susah fokus Mengurus Rakyatnya kalau Staf2nya sendiri Saling bantah begini. Kemarin @fadjroeL dikoreksi @KemensetnegRI sekarang giliran AM Ngabalin dikoreksi @KSPgoid besok siapa? AMBYAR," tulisnya.

Menurut Roy, terhadap kritikan, pemerintah harusnya tidak perlu reaktif, karena justru yang benar-benar cinta NKRI.

"Jangan ada yg SalFok akibat Kedunguannya ya, Kita2 yg mengkritik Pemerintahan Presiden @jokowi ini justru sebenarnya yg benar2 cinta NKRI & Tidak ABS membiarkan Beliau "ditikam dari belakang" oleh Gerombolan KURAWA. Jadi Mari kita jaga Marwah Istana, jangan jadi DuFan ya," [dzk]



Komentar Pembaca
Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

KAMIS, 09 APRIL 2020 , 00:15:00

Rush Money Bank Banten

Rush Money Bank Banten

KAMIS, 23 APRIL 2020 , 17:28:00

Check Poin Kota Tangerang

Check Poin Kota Tangerang

SABTU, 18 APRIL 2020 , 02:03:00

The ads will close in 10 Seconds