Bulog Serang-Cilegon Jamin Beras Dan Gula Pasir Aman Lima Bulan Kedepan

Ramadhan Dan Pandemik Covid-19

Ekbis  SELASA, 14 APRIL 2020 , 19:12:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Bulog Serang-Cilegon Jamin Beras Dan Gula Pasir Aman Lima Bulan Kedepan

Ilustras beras dan gula/Net

RMOLBANTEN. Jelang bulan suci Ramadhan berbarengan dengan pandemi virus corona, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Sub Divre Serang-Cilegon menjamin persediaan beras untuk tiga Wilayah di Banten bisa tercukupi.

Bukan hanya beras, Bulog juga menjamin ketersediaan gula.

Kepala Perum Bulog Sub Divre Serang Eko Yudi Miranto mengatakan, persediaan beras untuk tiga wilayah diantarnya Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon sebanyak 4.891 ton. Dan kebutuhan tersebut sampai dengan bulan September.

"Aman mas sampai lima bulan kedepan, 4.891 ton untuk tiga wilayah,” terang Eko, Selasa (14/4).
 
Eko juga mengklaim persediaan gula pasir masih mencukupi kebutuhan masyarakat dalam menghadapi pandemi virus korona (Covid-19)  juga menjelang bulan suci Ramadhan.

"Gula ada 50 ton, cukup. Nanti datang lagi 100 ton,” imbuhnya.

Eko membenarkan terkait harga gula pasir dipasaran sangat tinggi. Meski begitu, pihaknya menjamin gula yang akan dijual Bulog sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 12.500 per kilogram.

"Iya betul di luar harganya tinggi. Bulog jual maks HET Rp 12.500,” ujarnya.

Lebih lanjut, Eko juga menjelaskan pendistribusian gula pasir yang dilakukan Bulog akan dilakukan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten/kota.

Gula tersebut nantinya akan didistribusikan ke distributor atas rekomdasi dari Disperindag.

"Lewat Disperindag Kabupaten/kota dan distributor/kios di pasar sesuai rekomendasi Disperindag,” jelasnya.

Semenatara, Kepala Seksi (Kasi) Operasional Bulog Sub Divre Serang-Cilegon, Muhammad Rizal mengatakan persediaan tersebut telah disiapkan menjelang Ramadan juga dalam menghadapi pandemi Covid-19, dan telah tersedia di gudang Bulog Serang.

"Jadi asumsi penyalurannya itu seribu ton perbulannya untuk tiga daerah tersebut, dan ketahanan pokok ini akan cukup sampai lima bulan ke depan, jadi kami ke pasar-pasar tradisional," imbuhnya.

Lebih lanjut, Rizal mengungkapkan, program atas nama Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) di pasar-pasar tradisional, hingga saat ini masih berjalan.

"Pengiriman beras itu kami lakukan setiap bulan dan tergantung dari permintaan pemilik kios juga. Bilamana ada permintaan dari toko kami pun akan mengkondisikan," jelasnya.

Sampai saat ini, kata Rizal, permintaan beras kepada Bulog Serang masih tetap stabil, dengan total kisaran pengiriman sampai dengan seribu ton setiap bulannya.

"Berdasarkan hasil data dari bulan Januari sampai dengan Maret ini angkanya masih diangka rata-rata seribu ton setiap bulannya, jadi permintaanya masih normal seperti seperti biasa," demikia Rizal. [dzk]

Komentar Pembaca
Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

Sabu Di Blender

Sabu Di Blender

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 , 13:16:00

The ads will close in 10 Seconds