Sukma Yang Tercebur Ke Sugai Pasca Banjir Di Cilegon Ditemukan Di Kramat Watu

Keamanan  KAMIS, 07 MEI 2020 , 01:20:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Sukma Yang Tercebur Ke Sugai Pasca Banjir Di Cilegon Ditemukan Di Kramat Watu

Evakuasi korban terseret banjir/RAG

RMOLBANTEN. Sukma Wijaya (38) warga Perumahan Metro Kota Cilegon yang tercebur ke sungai pasca banjir Selasa (5/5) di Kota Cilegon ditemukan sudah tak bernyawa pada Rabu (6/5) sekitar pukul 10.30 WIB di Pesisir Desa Terate, Kramatwatu, Kabupaten Serang.

Sebelum kejadian, korban Sukma Wijaya hendak pergi ke Taman Raya, menggunakan sepeda motor bersama kedua anaknya.

Saat melintasi jembatan, ia berhenti sejenak untuk melihat kondisi air Sungai Metro pasca banjir.

"Kejadian setengah 7 pagi. Kan abis banjir, dia mau ngeliat-liat kondisi air. Berhenti di jembatan pas di Kali Metro itu. Pas gitu anaknya yang duduk didepan nggas motor. Nah keceburlah ke sungai kecil itu bersama motornya, tapi deras airnya," terang Hasbunallah yang saat kejadian berada di lokasi.

Warga yang melihat, bergegas untuk menolong ketiga orang tersebut. Namun sayang, hanya kedua anaknya yang mampu diselamatkan.

Sedangkan sang ayah (Sukma Wijaya) hilang dan hanyut terbawa derasnya aliran sungai.

"Itu ada tukang tahu yang liat. Ditolonglah sama tukang tahu. Itu anaknya masih keliatan, masih ngambang, dan bisa ketolong. Pas bapaknya mau ditolong, udah ga keliatan, udah ngilang," tuturnya.

Sementara itu BPBD Provinsi Banten bersama Basarnas Banten yang saat itu sedang berjaga di Perumahan Metro langsung bergerak ke TKP sesaat mendapat informasi dari warga adanya laka sungai.

Sebanyak 78 personil SAR gabungan dan 2 perahu karet yang diterjunkan pada pencarian di hari Selasa (5/5) kemarin namun tidak membuahkan hasil. Sehingga pencarian pun harus dilanjutkan Rabu (6/5) ini.

Dengan menyisir sungai mulai dari daerah Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon hingga ke wilayah Terate, Kabupaten Serang.

Petugas menyisir dari lokasi kejadian hingga ke hilir sungai sejauh 7 kilometer dengan menggunakan 2 perahu karet.

Sampai akhirnya, ada informasi dari warga yang melihat ada tubuh mengambang di sekitaran Muara Terate, Kabupaten Serang.

"Ada info dari warga pelelangan. Tim pun langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksudkan. Alhamdulillah, korban sudah ditemukan jam 10.30 di Muara Terate atau 7 kilometer dari lokasi kejadian. Keadaanya sudah meninggal dunia," ucap Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin, Rabu (6/5) siang.

Petugas langsung mengevakuasi korban. Kemudian jenazah dibawa ke rumah duka untuk diserahkan ke pihak keluarga. [ars]

Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds