COVID-19

Kordinator GIB: Gelar Pilkada Di Masa Kacau, Apa Yang Bisa Diharapkan?

Politik  MINGGU, 10 MEI 2020 , 10:01:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Kordinator GIB: Gelar Pilkada Di Masa Kacau, Apa Yang Bisa Diharapkan?

Adhie Massardi/Net

RMOLBANTEN. Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 tetap akan digelar, opsi pertama Desember tahun ini.

Pemerintah dan DPR sudah bersepakat bahwa pilkada hanya diundur dua bulan, dari sebelumnya di bulan September ke Desember.

Perhelatan Pilkada di tengah pandemik virus  Covid-19 banyak yang memandang sebagai misi mustahil lantaran belum ada acuan pasti kapan wabah corona akan berakhir.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi justru menyoroti hasil dari pemilu yang akan digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sebab, kata mantan jurubicara Presiden Abdulrahman Wahid atau bisa dipanggil Gus Dur, di masa normal saja KPU gagal hadirkan pemimpin eksekutif dan legislatif yang peduli pada rakyat.

Terbukti di saat wabah melanda pemimpin yang dihasilkan KPU justru mengelontorkan dana belasan triliun untuk menggelar pilkada yang tidak mendesak jika dibanding kesehatan rakyat.

"Dalam situasi normal saja KPU tak mampu gelar pemilu jurdil. Lihat saja akibatnya, hasil pemilu 2019 yang tidak jujur, menghasilkan eksekutif dan legislatif yang tak perduli pada nasib pemilihnya,” ujarnya tulis Adhie Massardi mengomentari postingan judul berita Kantor Berita RMOLBanten "Gde Siriana: Test Corona Masih Di Bawah Bangladesh, Ini Pilkada Mau Nyontoh Korsel", Minggu (10/5).

"Apa yang bisa diharapkan dari KPU begini yang gelar pemilu (kada) di masa kacau? Kacau!” kesal Adhie Massardi.

Kritik atas gelaran pilkada yang tetap akan digelar pada tahun ini juga pernah disampaikan oleh Board Member of Bandung Innitiaves Network, Gde Siriana Yusuf.

Anggaran pilkada Rp 15 triliun sangat berarti untuk pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat terdampak Covid-19.

Gde Siriana, bertanya-tanya urgensi pilkada tetap jalan pada tahun ini. Sebab, selain anggarannya bisa digunakan untuk masyarakat terdampak Covid-19, pada Desember nanti belum diketahui apakah virus corona akan berakhir. [dzk]



Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds