COVID-19

Anggaran Ibukota Baru Tak Masuk RAPBN 2021, Sri Mulyani Ikut Arahan Rizal Ramli

Politik  SABTU, 16 MEI 2020 , 01:14:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Anggaran Ibukota Baru Tak Masuk RAPBN 2021, Sri Mulyani Ikut Arahan Rizal Ramli

Rizal Ramli - Sri Mulyani/Repro

RMOLBANTEN. Menteri Keuangan Sri Mulyani, atas nama pemerintah memastikan tidak ada anggaran pembangunan Ibukota baru pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2021.

Keputusan itu diambil setelah beragam kritikan terkait program pembangunan Ibukota baru di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19) salah satunya melalui ekonom senior DR. Rizal Ramli.

"Kalau perencanaan ya silakan saja perencanaan, namun pengeluaran belanja IKN (Ibukota Negara) itu enggak ada, di 2021 tidak dicadangkan untuk itu," ujar Sri Mulyani dalam acara Rosi yang disiarkan Kompas TV, Kamis (14/5).

Sri Mulyani bahkan sudah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo selaku kepala negara, meski kemungkinan perencanaan Ibukota Negara masih bisa dibahas.

"Fokus kita, saya sampaikan kepada Pak Presiden, 'Ini masih pemulihan, Bapak'," lanjut Sri Mulyani.

Saat ini alokasi yang masuk yakni pembangunan infrastruktur jalan. Hal itu masuk ke anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang secara keseluruhan telah dipangkas sebesar Rp 44,58 triliun untuk penanganan Covid-19.

Sejumah praktisi dan aktivis mengkrik mengenai niatan pemerintah untuk tetap menjalankan ambisi pembangunan Ibukota Negara di tengah pandemik Covid-19.

Rizal Ramli beberapa kali mendesak agar anggaran pembangunan Ibukota ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Mantan Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu berkali-kali meminta pemerintah menunda proyek pembangunan infrastruktur yang ada di Tanah Air, termasuk pembangunan Ibukota baru.

"(Pemerintah masih punya) Total 207 triliun. Hentikan proyek infrastruktur yang enggak jelas juga, Ibukota baru itu. Hentikan dulu, pake uangnya (tangani corona)," kritik RR biasa disapa, Selasa (21/4) silam. [dzk]



Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds