Abraham Samad: BPJS Defisit Karena Salah Kelola, Kok Direksinya Dipertahankan?

Politik  SENIN, 18 MEI 2020 , 09:19:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Abraham Samad: BPJS Defisit Karena Salah Kelola, Kok Direksinya Dipertahankan?

Mantan Ketua KPK, Abraham Samad/Repro

RMOLBANTEN. Sejumlah kalangan menyoroti penerbitan Perpres 64/2020 tentang Jaminan Kesehatan yang memuat kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Kenaikan dinilai tidak tepat lantaran rakyat sedang terlilit dampak sebaran Covid-19.

Selain itu, juga menunjukkan sikap abai pemerintah pada Mahkamah Agung (MA) yang sebelumnya telah membatalkan rencana ini.

Mantan Ketua KPK Abraham Samad mempertanyakan adanya ketidaksinambungan antara penyakit BPJS Kesehatan dan obat yang sedang diberikan.

Ada narasi salah kelola yang dulu sempat diberitakan terjadi di dalam tubuh BPJS Kesehatan.

Namun demikian solusi yang ditawarkan melulu mengenai kenaikan iuran.

"Jelas ini bukan solusi. Solusi ini membawa kita keluar dari masalah,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Senin (18/5).

"Salah kelola tapi direksinya dipertahankan," sambung Abraham dalam cuitan sebelumnya.

Jika alasan menaikan iuran karena defisit APBN, kata ABAM biasa disingkat, maka masih banya cara untuk menutupi. Misalnya, menaikan pajak investasi asing yang slama ini tidak jelas dinikmati oleh siapa.

"Bukan dengan memberikan beban ke rakyat (menaikan iuran),” tegasnya.

Abraham Samad juga mengurai bahwa ada indikasi fraud dalam kasus BPJS sebagaimana hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Tapi actionnya menaikkan iuran. Lain gatal lain digaruk. Urusan BPJS, kalau fraudnya tidak dibereskan, ibarat menimba air dengan gayung yang bocor di sana sini. Fraud itu biang masalahnya,” ujar ABAM.

Selain fraud, kata ABAM, problem klasik di BUMN selama bertahun-tahun adalah masalah penempatan orang.

"Kebanyakan "wrong man in the right place", atau "right man in the wrong place", sedikit yang "right man in the right place," tutup Abraham Samad. [dzk]




Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds